INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Warga Kelurahan Motoboi Kecil mencurahkan sejumlah persoalan terkait infrastruktur yang belum tersentuh oleh pemerintah. Persoalan tersebut disampaikan warga saat bertatap muka dengan Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan didampingi sejumlah Kepala Satuan Kerja Daerah (SKPD)  saat kunjungan kerja di Kantor Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kamis (8/11/2018 ).

Dalam tatap muka dengan warga tersebut, Wakil Wali Kota membuka ruang tanya jawab dengan warga dan memberikan kesempatan kepada SKPD terkait yang ikut hadir bersama, menjawab terkait saran, usulan, serta persoalan-persoalan di kelurahan Motoboi Kecil guna mendapatkan solusi bersama.

Salah satu tokoh masyarakat Motoboi Kecil, G.D. Ololah mengatakan, sejumlah ruas jalan di Motoboi Kecil butuh sentuhan perbaikan dari Pemkot Kotamobagu. Seperti di Jalan Melati dan Jalan Garuda. Sudah dua puluh lima tahun jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.”Saya menyayangkan kenapa kedua jalan itu belum juga di perbaiki. Terakhir jalan itu diaspal Bupatinya masih Pak Paputungan. Kuramg lebih sudah dua puluh lima tahun jalan itu tak diperbaiki,” katanya.

Ia berharap, tahun 2019 Pemkot Kotamobagu memasukan anggaran untuk jalan-jalan tersebut.”Semoga ini jadi perhatian khusus pemerintah,”ujarnya.

Selain itu, kata Ololah, ia meminta Pemkot Kotamobagu agar melakukan pembuatan talud di salah satu bantaran sungai di kelurahan itu. Ia menerangkan, pembuatan talud wajib dilakukan saat ini, dikarenakan sejumlah rumah yang berada di pinggir sungai berpotensi hanyut jika arus sungai seketika tinggi. Apalagi saat ini sudah memasuki musim penghujan.”Harapan kami pemerintah segera menggelontorkan anggaran untuk pembuatan talud di bantaran sungai itu,” harapnya.

Usai menerima keluhan warga tersebut, Wakil Wali Kota menjawab pertanyaan tersebut. Menurutnya, sejumlah persoalan di Motoboi kecil sudah ada dalam catatanya.”Semua, saran, usulan, dan persoalan, menjadi catatan khusus bagi saya, guna dicarikan solusi. Persoalan ini segera saya tindaklanjuti,” katanya.

Ia pun memberikan kesempatan kepada Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Sande Dondo menjawab pertanyaan warga tersebut. Menurut Sande, menyangkut perbaikan Jalan Garuda dan Melati pihaknya berupaya akan memasukan anggaran untuk pembuatan jalan itu.

”Ini sebagai bentuk tanggug jawab kami sebagai dinas terkait. Kita akan konsultasikan anggaranya lewat DAK. Jalan itu kita masukan dalam program. Setahu saya jalan itu panjangya 1 KM. Insya Allah tahun depan kita anggarkan. Asalkan ingat, kalau sudah diaspal jangan dibuatkan polisi tidur. Itu tidak boleh,” kata Sande, yang langsung mendapatkan tepukan meriah warga.

Sande melanjutkan, terkait usulan pembuatan talud sungai, menurutnya, bantaran sungai itu sudah di survey oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu.”Untuk di Kotamobagu anggaranya ada 46 Miliar secara keselurhan. Itu sudah diverifikasi. Dananya dari APBN. Salah satunya untuk pembuatan talud di bantaran sungai motoboi kecil. Semoga itu segera terealisasi,” terangnya. (irg)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here