Kotamobagu – Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara,membuka dengan resmi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) tahap III yang merupakan pembahasan laporan akhir, untuk perubahan Perda nomor 8 tahun 2014, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),Selasa (24/11/2020) pagi tadi.

“Pada RTRW yang disusun di tahun 2014-2034 sudah tidak lagi sesuai dengan kondisi terkini Kotamobagu, lebih lanjut sinergitas terhadap pelaksanaan kebijakan pemanfaatan  secara lintas sektoral dibutukan, agar bisa terintegrasi dengan RTRW nasional, provinsi hingga Kabupaten/Kota,” ungkap Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara pada kegiatan yang digelar di aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu.

Kegiatan yang ikut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu Nayodo Koerniawan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Ir Sande Dodo MT, juga Komisi II DPRD Kotamobagu dalam hal ini dihadiri oleh Suriadi Baso, ditambahkan Wali Kota bahwa perubahan RTRW itu nantinya akan bsia menjadm ruang yang terbatas dengan pemahaman asyarakat berkembang, serta dapat dipahami sebagai kepentingan untuk penataan ruang, sehingga penyelenggaraan kedepan bisa lebih transparan dan efektif. “Kita berharap agar FGD ini bisa mendapatkan dukungan dari semua pihak, agar bisa digunakan sebaik-baiknya, dalam kepentingan pembangunan daerah kedepan,” tambahnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here