Tim Survei Pemkot Kotamobagu melakukan survei di sejumlah sekolah yang bakal dijadikan sebagai pilot project aplikasi Edupatrol. Kamis (15/11/2018). foto: istimewah

INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Rencana penerapan aplikasi digital berbasis android Edupatrol (Education Parental Control) terus dimatangakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkot Kotamobagu. Bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Kotamobagu, Tim dari Pemkot Kotamobagu melakukan survei di sejumlah sekolah yang bakal dijadikan sebagai pilot project aplikasi Edupatrol.

Kepala Data Center Kotamobagu, Rudy Yuanto Unu mengatakan, survei tersebut merupakan  tindak lanjut pertemuan antara Wali Kota Tatong Bara dengan BNI 46 pada 13 November 2018.

“Kita survei ada dua sekolah. Yakni, SMP Negeri 4 dan SD Negeri 2 Kotamobagu,” sebutnya, Kamis (15/11/2018)

Dijelaskanya, dalam survei tersebut, Tim melakukan pengecekan langsung kondisi tekini kedua sekolah itu. Mulai dari gerbang sekolah, pintu kelas, jumlah siswa, jumlah guru dan staff, serta jumlah ruangan kelas.

“Itu merupakan item-item pendukung rencana penerapan aplikasi Edupatrol. ,” katanya.

Lebih lanjut ia katakan, terkait pembiayaan pembiayaan program ini berasal dari CSR BNI 46 Cabang Kotamobagu.

“Kita akan star mulai januari. Anggaran program itu bukan dari Pemerintah. Itu dibiayai melalui CSR BNI 46,” terangnya.

Sebelumnya, Wali Kota Kota Kotamobagu, Tatong Bara, merekomendasi dua sekolah bakal dijadikan pilot project aplikasi digital berbasis android, Edupatrol. Kedua sekolah tesebut yakni Sekolah Menengah Pertama (SMP) 4 (Empat) Kotamobagu dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 (Dua) Kotamobagu.

Dijelaskanya, melalui Diskominfo Kotamobagu, aktifitas belajar siswa bisa dipantau orang tua melalui aplikasi itu.

“Aktifitas siswa sampai pembayaran iuran sekolah bisa diakses melalui aplikasi ini. Controlnya satu pintu melaui Diskominfo,” katanya. (irg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here