INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Prestasi membanggakan terus ditorehkan khusunya di dunia pendidikan Kota Kotamobagu. Kali ini, salah satu sekolah di Kotamobagu yakni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 (Dua) Kotamobagu  masuk nominasi Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM)  tahun 2018.

Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Nasrun Gilalom,  mengatakan, kabar gembira tersebut didapatnya melalui surat resmi yang oleh Kementrian Lingkungan Hidup 1 November lalu.

Ia menerangkan, isi surat tersebut tertulis terkait verifikasi lapangan dan permohonan data CSAM Tahun 2018, dan Kota Kotamobagu adalah salah satu daerah yang akan dikunjungi tim verifikasi.

“Syukur alhamdulillah tahun ini SDN 2 Kotamobagu merupakan satu-satunya sekolah se-sulut yang masuk dalam nominasi CSAM tahun 2018. Kita ketahui bersama, SDN 2 Kotamobagu pada tahun 2016 yang lalu merupakan sekolah yang mendapat penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Tahun ini, sekolah tersebut menuju pada Sekolah Adiwiyata Mandiri,” kata Nasrun yang saat ini juga menjabat Asisten Pemerintahan  Pemkot Kota Kotamobagu , Jumat (9/11/2018).

Lebih lanjut ia katakan, pihaknya akan menyiapkan data pendukung sesuai yang diminta oleh Kemen-LHK, dan kemudian diserahkan selambat-lambatnya 23 November mendatang. Ia pun optimistis penghargaan sekolah adiwiyata mandiri dapat kita raih SDN 2 Kotamobagu.

“Dengan melihat kondisi di lapangan dan persiapan yang ada, in sya Allah penghargaan sekolah adiwiyata mandiri dapat kita raih. Nantinya pemberian penghargaan tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan penganugerahan Piala Adipura tahun 2018,” terangnya.

Sekadar diketahui, Penghargaan  Adiwiyata adalah program kerjasama antara Kemen-LHK dan Kemendiknas. Itu bertujuan guna mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan hidup. Program Adiwiyata adalah insentif dan bentuk apresiasi bagi sekolah-sekolah yang menunjukkan komitmen dan mau bekerja keras untuk mewujudkan Kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif dan pengelolaan sarana prasarana pendukung ramah lingkungan. (*/irg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here