ilustrasi (f-istimewah)

INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Dinas pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kotamobagu merilis sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanajang 2018. Tercatat, ada 9 laporan kasus yang masuk dan mendapat pendampingan khusus dari dinas tersebut.

Kepala DP3A Kotamobagu, Siti Rafiqah Bora, mengatakan, jenis laporan masuk masuk beragam. Mulai dari penelantaran anak, kekerasan dalam rumah tangga, hingga masalah hak asuh anak.

“Pendampingan kita lakukan sampai kasus itu selesai. Bahkan, ada beberapa kasus yang berujung ke ranah hukum,” katanya, Senin (19/11/2018).

Selain pendampingan penyelesaian masalah, kata Rafiqah, pihaknya juga menyiapkan pisikolog guna membantu menghilangkan rasa trauma bagi anak dan perempuan yang mengalami kekerasan.

“Jadi tak hanya perkaranya yang diurus. Peran kami juga mendampingi anak dan perempuan yang terkena masalah sampai mereka sembuh dari rasa trauma yang dialami. Kita hadirkan pisikolog di situ,” jelasnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat agar memberikan perlindungan yang baik bagi anak dan perempuan. Menurutnya, kekerasan terhadap anak dan perempuan merupakan kejahatan yang luar biasa.

”Jangan ada lagi kekerasan bagi anak dan perempauan. Saya mengimbau jika menemukan adanya tindakan kekerasan  bagi anak dan perempuan segera dilaporkan guna dilakukan proses tindak lanjut,” imbuhnya. (IrGilalom)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here