INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Direktur Kampanye Penenangan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin (Join), yakni Benny Rhamdani melakukan diskusi dengan jurnalis Kota Kotamobagu di Kopi Cup Cafe Sabtu (29/09/2018).

Benny Rhamdani menyampaikan mengenai empat kejahatan demokrasi yang harus dihindari. Dan memang sudah menjadi komitmen Tim Kampanye Pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin pada masa kampanye hingga pencoblosan nanti.

Yang pertama politisasi demokrasi, kedua yakni politik uang, politik penyelenggaraan pemilu, dan penyebaran berita hoaks dimana pihak yang mendukung salah satu calon menyebarkan fitnah dan adu domba di media sosial.Ini bisa sampai pada memecah belah.

“Tim Kampanye kami memiliki komitmen yang sangat tegas, untuk secara ver dan mengajak komponen bangsa untuk menghindari empat kejahatan demokrasi tadi,” kata Brani sapaan Akrab Benny Rhamdani.

Lanjut Brani, apa yang menjadi komitmen Tim Kampanye Pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin harus disambut baik juga oleh Tim Kampanye Pemenangan Pasangan Prabowo dan Sandiaga.

“Dengan menghindari empat kejahatan demokrasi tadi maka pemilu akan berlangsung dengan baik. Karena pesta demokrasi itu harus menjadi pendidikan politik yang mendewasakan masyarakat, pesta demokrasi adalah arena menggembirakan,” ujarnya.

Brani mengatakan bahwa yang penting itu bukan hasilnya tetapi proses menuju hasil.

“Apa arti sebuah pesta kemenangan jika ada cara-cara yang tidak beradab, jika ada kejahatan,” tegasnya.

Kalau komitmen untuk menghindari empat kejahatan demokrasi tadi, berani secara terbuka, tidak sembunyi, tidak menggunakan akun palsu menjadi kesepakatan bersama tim kampanye kedua pasangan calon, maka pemilu akan berlangsung baik.

Brani mengatakan setiap tim kampanye harus memperhatikan ide, gagasan, dan program.

“Ini yang harus dieksplorasi masing-masing tim kampanye calon,” tandasnya.

 

Zakir Mokoginta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here