Kotamobagu – Banyak yang tidak mengira, omzet penjualan di masa pendemi covid-19 justru membuat dagangan dari Muhammad Fitriansyah, warga Kelurahan Genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara justru meningkat.

Hal ini diakui Papa Aci, sapaan akrab Fitriansyah saat bersua dengan awak media, Senin (26/10/2020). “Lebih rame pesanannya justru saat pendemi dibandingkan sebelum pendemi,” ungkap Papa Aci.

Dirinya menambahkan, jika sebelum pendemi omzet dagangan berupa nasi goreng, ayam geprek, mie goreng, dan coto ceker ayam hanya berkisar di Rp600 ribuan, maka di masa pendemi beberapa bulan belakangan, justru meningkat hingga Rp800 ribuan. “Iya, karena kita ketika pendemi banyak berjualan di rumah, dan memaksimalkan system penjualan online,” tambahnya.

Dirinya pun menambahkan, untuk lebih memanjakan pelanggan, pihaknya menyediakan system pesan antar, dengan biaya ongkos kirim langsung dari para pelanggan. “Kita melayani pesan antar sampai di rumah, dimana untuk harga variasi menu seperti ayam geprek, nasi goreng, mie goreng, dan coto ceker ayam, semuanya rata-rata Rp15 ribu,” tambahnya.

Untuk keuntungan dari omzet itu sendiri, Papa Aci mengatakan kalau dirinya tidak mengambil keuntungan besar. “Keuntungannya dari omzet itu paling tinggi 25 persen. Untuk pemesanan bisa langsug menghubungi nomor 085342772772,” tuturnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here