Kotamobagu – Panglima Komando Daerah Militer (KODAM) XII Merdeka, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Santos Gunawan Matondang, SIP, MM, M.Tr (Han) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kotamobagu.

Kedatangan Pangdam III/Mdk disambut oleh Wali Kota Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Kurniawan bersama Sekretaris Daerah Ir Sande Dondo unsur Forkompimda Kota Kotamobagu, Bupati Bolaang Mongondow Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow, Ketua DPRD Kotamobagu Meiddy Makalalag, S.E, dan Wakil Bupati Bolsel.

Dalam sambutannya Wali Kota Tatong Bara mengucapkan terima kasih atas kunjungan sekaligus ucapan selamat datang kepada Pangdam XIII/Merdeka beserta rombongan “Melalui kesempatan ini atas nama pribadi, pemerintah dan seluruh masyarakat kotamobagu mengucapkan selamat datang di kotamobagu pak, dengan sapaan adat kami dega’ niondon,” Kata Tatong.

“Kotamobagu sebelumnya merupakan ibu kota Bolaang Mongondow yang dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 4 tahun 2007 tentang pembentukan kota kotamobagu di wilayah sulawesi utara pada tanggal 23 Mei 2007. Kotamobagu terdiri 33 desa kelurahan yang terbagi di 4 kecamatan, dengan luas wilayah 68,06 meter persegi dan penduduk kurang lebih 124.919 jiwa,” ujarnya.

Lanjutnya, terciptanya kondisi dan stabilitas keamanan di Kota Kotamobagu dan Bolaang Mongondow pada umumnya, tidak lepas dari koordinasi dan antisipasi yang baik dari pihak keamanan baik dari jajaran Kepolisian maupun TNI. “Dukungan penuh dari TNI terhadap stabilitas keamanan di daerah ini, dapat dilihat dari keberhasilan jajaran KODIM 1303/BM sebagai juara III tingkat nasional pada lomba pembinaan teritorial pada tahun 2019,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang Sip M.M M.Tr. (Han) melalui sambutannya, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergitas yang terjalin antara Pemerintah Daerah dengan jajaran KODAM XIII/Merdeka.

“Saya sangat berterima kasih atas sinergitas yang selama ini terjalin harmonis dengan jajaran KODAM XIII/Merdeka yang ada di sini.
Diterimanya juara 3 Binter tingkat Nasional tentunya tidak lepas dari  bantuan pemda yang ada di wilayah KODIM 1303/BM, yakni 4 kabupaten dan 1 kota. Kalau tidak ada dukungan tersebut, tentu tidak akan tercipta hal-hal yang demikian. Oleh karena itu kami juga menitipkan satuan kami  disini ada KODIM 1303/BM dan Satuan Batalyon, apabila mungkin ada kesalahan di masyarakat bisa diinformasikan kepada kami sehingga kita bisa memperbaiki anggota kita yang apabila tidak sesuai dengan keinginan,” tutur mantan Kapuspen TNI-AD ini. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here