INFOKINI.NEWS, KOTAMOBAGU – Peralihan bantuan Beras Sejahtera (Rastra) menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPTN) mulai diberlakukan sejak awal Desember.Termasuk mengaktifkan beberapa titik warung belanja, khusus penerima.

Salah seorang penerima Rastra, Dela Djumaat (35), warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan mengatakan, saat ini dirinya sudah mengantongi kartu kredit, bersama penerima yang lain.

“Ya pakai kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dan kita bisa belanja, ya terserah mau beli beras, telur atau minyak kelapa. Kalau saya dan penerima di sini, rata-rata membeli beras 10 kilogram (kg), dan telur 7 butir, sesuai dengan nominal jumlah uang Rp. 110.000,- di ATM,” katanya, Rabu, (12/12/2018).

Meski demikian, dirinya menuturkan, penerima Rastra yang juga merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH), masih belum menerima BPNT.

“Kalau yang sudah ada kartu kreditnya, lewat PKH, PKH itu kan, pake ATM juga. Nanti gabung, tidak lagi menggunakan ATM untuk BPNT, makanya mereka belum menerima, mungkin masih dalam proses,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kotamobagu, Sarida Mokoginta membenarkan peralihan bantuan ini.

“Jika dulu namanya Raskin bersubsidi, diubah menjadi bansos, diubah menjadi rastra gratis, dan sesuai program, rastra akan beralih menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jika rastra sebanyak 10 kg beras gratis, diuangkan BNPT menjadi Rp.110.000,” katanya.

Menurutnya, saat ini tercatat, ada 5.510 penerima manfaat khusus Kotamobagu.

“Jadi, 5.510 penerima manfaat ini, memeliki kartu kredit, yang akan dijadikan tempat pencairan dana bantuan sosial termasuk BPNT,” ungkapnya.

Dirinya berharap, dengan dinontunaikan rastra ini, lebih mempermudah penerima manfaat.

“Mungkin yang tadinya, kualitas beras yang diberikan tidak terlalu bagus, sekarang sudah bisa membeli beras yang lebih bagus lagi,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini untuk titik pusat warung belanja penerima manfaat BPTN di Kotamobagu Selatan, berada di Kelurahan Motoboi Kecil, Kelurahan Pobundayan, dan Kelurahan Mongondow.

Tim Infokini News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here