
IKNews-SULUT – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sulawesi Utara kembali menemui jalan buntu. Rapat lanjutan Panitia Khusus (Pansus) yang dijadwalkan pada Rabu (18/2) terpaksa ditunda hingga pekan depan akibat ketidakhadiran pihak eksekutif selaku pengusul draft.
Ketidakhadiran tim teknis dari pemerintah daerah ini menyebabkan pembahasan poin-poin krusial terkait tata ruang provinsi tidak dapat dilanjutkan.
Ketua Pansus RTRW DPRD Sulut, Henry Walukow, mengungkapkan kekecewaannya atas hambatan administratif yang terus terulang. Padahal, pembahasan regulasi ini telah memasuki tahap final sebelum dibawa ke sidang paripurna.
”Sangat disayangkan, pembahasan akhir yang sedianya sudah diagendakan harus mandek karena masalah administrasi. Informasi dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), mereka mengaku baru mengetahui agenda ini pagi tadi. Padahal, Sekretariat DPRD sudah menyurat sejak Senin lalu dan sudah ada tanggapan,” ujar Henry
Henry juga menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi catatan serius bagi pemerintah daerah. Menurutnya, sinkronisasi yang baik antara legislatif dan eksekutif adalah kunci utama agar penyusunan regulasi daerah tidak berlarut-larut. Akibat insiden ini, rapat yang turut dipimpin Koordinator Pansus, Royke Anter, resmi ditunda hingga Senin mendatang.
Di sisi lain, Anggota Pansus RTRW, Louis Schramm, menjelaskan bahwa secara paralel pihaknya tengah menanti Persetujuan Substansi (Persub) dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
Selama masa tunggu tersebut, Pansus berencana melakukan langkah proaktif untuk memastikan keakuratan data, melakukan cross-check data ke Kementerian terkait, seperti Kementerian Pertanian, sesuai surat tugas yang ada.
”Persetujuan substansi dari pusat menjadi dasar utama. Setelah proses di Kementerian selesai, draft akan dibawa kembali untuk finalisasi bersama pihak eksekutif agar semuanya matang sebelum diparipurnakan,” jelas Schramm.
Meski pihak eksekutif absen, rapat tersebut tercatat dihadiri oleh jajaran internal Pansus secara lengkap, antara lain:
Koordinator: Royke Anter
Ketua Pansus: Henry Walukow
Sekretaris: Berty Kapojos
Anggota: Jeane Laluyan, Louis Schramm, Pricilia Rondo, Royke Roring, dan Haslinda Rotinsulu.
(Mg01)/*




