IKNews, TANJUNGBALAI — Komitmen Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi warganya mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kota ini tercatat sebagai salah satu dari 133 kabupaten/kota di Indonesia yang meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Pratama.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan nasional yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Kamis, 29 Januari 2026. Dari informasi yang dihimpun, capaian ini diberikan kepada daerah yang mampu menjaga cakupan kepesertaan dan keaktifan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara konsisten.
Data hingga akhir Desember 2025 menunjukkan, cakupan kepesertaan JKN di Kota Tanjungbalai telah mencapai 98,81 persen dari total 187.424 jiwa penduduk. Sementara tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 81,67 persen. Angka tersebut melampaui batas minimal yang ditetapkan untuk kategori Pratama.
Selain soal kepesertaan, penilaian juga mempertimbangkan kepatuhan pemerintah daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran iuran segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemerintah Daerah yang tercatat lunas hingga September 2025.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, yang menerima langsung penghargaan tersebut, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja berkelanjutan dalam memastikan layanan kesehatan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkendala biaya.
Menurutnya, menjaga keberlangsungan program jaminan kesehatan bukan perkara mudah, karena menuntut konsistensi anggaran serta koordinasi lintas sektor, baik antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.
“Cakupan hampir menyeluruh ini mencerminkan keberpihakan pemerintah daerah agar warga tidak terbebani risiko finansial ketika menghadapi masalah kesehatan,” ujar Mahyaruddin Salim usai menerima penghargaan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, menyampaikan bahwa UHC Award diberikan melalui proses evaluasi terukur dan objektif. Penilaian mencakup kepesertaan, keaktifan peserta, serta kepatuhan daerah dalam mendukung pembiayaan jaminan kesehatan.
Pencapaian Kota Tanjungbalai ini sekaligus menunjukkan peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung target pembangunan kesehatan nasional dan sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kehidupan sehat dan kesejahteraan masyarakat.
Turut mendampingi Wali Kota Tanjungbalai dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Kepala Dinas Kesehatan Safrina Harahap, Plt Kepala Dinas Dukcapil Heri Antoni, serta Plt Kepala Dinas Kominfo Indra Adiguna.* (Mg02)







