Warga Bungin Tagih Jalan dan Air Bersih

oleh -44 Dilihat
Gambar: Anggota DPRD Tana Toraja, Yul Purwanto Palamba', berdialog dengan warga saat kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 di Kelurahan Bungin, Kecamatan Makale Utara, Selasa, 3 Maret 2026. (Foto: Syarif).

IKNews, TANA TORAJA — Kerusakan jalan lingkungan hingga persoalan air bersih mendominasi aspirasi warga Kelurahan Bungin, Kecamatan Makale Utara, saat agenda reses anggota DPRD Kabupaten Tana Toraja digelar pada masa sidang II tahun 2026.

Pertemuan yang berlangsung di salah satu titik kumpul warga itu dihadiri anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra, Yul Purwanto Palamba’. Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan langsung berbagai keluhan, mulai dari infrastruktur hingga persoalan bantuan sosial.

Salah satu usulan yang mencuat adalah perbaikan ruas Jalan Luak hingga Suka yang dinilai semakin sulit dilalui, terutama saat musim hujan. Warga juga meminta percepatan pembangunan Jembatan Lengkong yang dianggap penting untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Selain infrastruktur, pelayanan air bersih melalui PDAM turut menjadi sorotan. Sejumlah warga mengaku distribusi air belum maksimal dan kerap tersendat.

“Jalan, jembatan, dan air bersih adalah kebutuhan dasar. Ini yang akan kami dorong agar masuk prioritas anggaran tahun ini,” kata Yul di hadapan warga.

Tak hanya itu, persoalan bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) ikut dibahas. Beberapa warga mengeluhkan data penerima yang belum merata. Ada pula masyarakat yang belum memiliki dokumen kependudukan, sehingga kesulitan mengakses layanan dan bantuan pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Yul menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) agar pelayanan administrasi bisa lebih proaktif, termasuk kemungkinan jemput bola ke wilayah kelurahan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa galon air untuk mendukung pelayanan di kantor Kelurahan Bungin.

Reses berlangsung dalam suasana dialogis. Warga silih berganti menyampaikan harapan, sementara legislator mencatat sejumlah poin untuk dibawa ke pembahasan tingkat dewan. Aspirasi yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program dan penganggaran daerah.* (Syarif)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.