Togean Dijaga Bersama

oleh -24 Dilihat
Gambar: Wakil Bupati Tojo Una-Una Hj. Surya Lapasiri bersama Kepala BTNKT lama Abdul Rajab dan Kepala BTNKT baru Askhari Dg. Masikki saat peralihan kepemimpinan di Aula Balai Taman Nasional Kepulauan Togean, Senin, 12 Januari 2026. Foto: Budi Dako.

IKNews, TOUNA – Upaya menjaga kekayaan alam Kepulauan Togean kembali ditekankan Wakil Bupati Tojo Una-Una, Hj. Surya Lapasiri. Ia mengingatkan bahwa kawasan konservasi tersebut bukan hanya kebanggaan daerah, tetapi aset nasional yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

Penegasan itu disampaikan Surya saat menghadiri peralihan kepemimpinan Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) di Aula Balai TNKT, Senin (12/1/2026). Di hadapan unsur penegak hukum, aparat keamanan, dan instansi teknis, Surya menilai keberlanjutan pengelolaan Togean sangat bergantung pada soliditas kolaborasi yang sudah terbangun selama ini.

Menurutnya, tantangan menjaga ekosistem Togean tidak bisa dibebankan pada satu lembaga saja. Peran pemerintah daerah, aparat, hingga masyarakat pesisir dinilai sama pentingnya agar kawasan yang dikenal sebagai salah satu surga biodiversitas Indonesia itu tetap lestari.

“Ini bukan sekadar wilayah konservasi milik daerah. Togean adalah milik Indonesia. Menjaganya berarti menjaga masa depan generasi berikutnya,” kata Surya.

Pada kesempatan yang sama, Surya juga menyampaikan apresiasi kepada Abdul Rajab, S.T.P., M.P., yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala BTNKT. Selama kepemimpinannya, Rajab dinilai mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak di Tojo Una-Una.

Abdul Rajab sendiri mengakui keberhasilan program-program konservasi di Togean tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Ia menyampaikan permohonan maaf jika selama bertugas masih terdapat kekurangan, sekaligus berharap hubungan yang telah terjalin tetap berlanjut meski dirinya kini mengemban tugas baru sebagai Kepala Balai Taman Nasional Bantimurung.

Tongkat estafet kepemimpinan BTNKT kini berada di tangan Askhari Dg. Masikki, S.Hut. Di hadapan para pemangku kepentingan, Askhari menegaskan kesiapannya melanjutkan program konservasi sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan taman nasional.

Ia menilai keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci agar perlindungan lingkungan sejalan dengan peningkatan kesejahteraan warga. Askhari berharap dukungan lintas sektor terus mengalir agar pengelolaan Togean berjalan berkesinambungan.

Acara tersebut turut dihadiri jajaran Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una, Polres Touna, BPN, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Satpolair, para camat, kepala desa, serta perwakilan BUMN, BUMD, dan staf BTNKT.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.