IKNews, LABUHANBATU – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, suasana di Polres Labuhanbatu, Senin (16/2/2026), terlihat sibuk dengan hadirnya jajaran Forkopimda Kabupaten Labuhanbatu yang mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral. Fokus utama pertemuan ini adalah kesiapan pengamanan masyarakat serta pengendalian harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.
Rapat yang dipimpin Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri., ST., membahas sejumlah langkah strategis. Patroli gabungan akan diperkuat di titik rawan kriminalitas dan keramaian, seperti pasar tradisional dan lokasi penjualan takjil. Rumah ibadah juga menjadi perhatian utama agar warga dapat melaksanakan shalat tarawih dengan aman.
Selain keamanan, stabilitas harga pangan menjadi perhatian Forkopimda. Inspeksi mendadak di pasar-pasar tradisional direncanakan untuk mencegah lonjakan harga dan praktik penimbunan barang oleh oknum tertentu. “Kami ingin memastikan masyarakat Labuhanbatu bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang, tanpa gangguan keamanan maupun kesulitan memperoleh kebutuhan pokok,” ujar Wabup Jamri.

Terkait ketertiban umum, rapat memutuskan pembatasan jam operasional usaha. Selama bulan Ramadhan, tempat hiburan malam dilarang beroperasi, dan pedagang UMKM diimbau tidak menempati badan jalan agar arus lalu lintas tetap lancar.
Wakapolres Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, menegaskan kesiapan personel untuk mengamankan arus lalu lintas dan lingkungan sekitar. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan.

Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk menciptakan Labuhanbatu yang aman, tertib, dan nyaman selama Ramadhan, sekaligus memperkuat peran aktif masyarakat melalui pos keamanan lingkungan.* (Heri)









