Pasar Murah Serbu Likupang Timur, Warga Berebut Sembako Harga Miring

oleh -36 Dilihat
Gambar: Warga Desa Pinenek antusias menyerbu Pasar Murah Bersubsidi yang digelar Dinas Perdagangan Minahasa Utara, Jumat, 28 November 2025. Foto: Dinas Perdagangan Minut. Foto : Denny/IKN.

IKNews, MINUT – Gelombang warga dari Desa Pinenek dan sekitarnya tampak memadati halaman kantor desa sejak siang hari, Jumat (28/11/2025). Mereka menunggu kedatangan tim Pasar Murah Bersubsidi yang digelar Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa Utara. Begitu mobil pengangkut sembako dari Bulog tiba, antrean langsung mengular—seakan menjadi bukti betapa tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan pokok berharga terjangkau menjelang Natal dan Tahun Baru.

Program pasar murah tahap kedua ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perdagangan, Drs. Sinpersli M. Tapada, M.Sc, mewakili Bupati Minahasa Utara Joune Ganda. Tapada menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk menekan inflasi sekaligus memastikan masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok tanpa harus terbebani lonjakan harga musiman.

Dari pantauan di lapangan, warga tampak berbondong-bondong membeli beras, minyak kelapa, telur, cabai rawit, bawang merah, bawang putih hingga daging ayam—komoditas yang dijual jauh lebih murah dari harga pasar. Hingga sore hari, keramaian belum mereda.

“Ini sangat membantu kami. Harga-harga sekarang naik, jadi pasar murah seperti ini meringankan beban. Terima kasih kepada Pemkab Minut,” ungkap salah satu warga Pinenek yang rela mengantre panjang demi mendapatkan sembako murah.

Menanggapi tingginya respons masyarakat, Dinas Perdagangan memastikan kegiatan serupa akan terus digencarkan. Bahkan, melalui program Kios Inflasi Perdagangan Layani Pembeli Sembako Masyarakat (KOIN PERAK LAPIS EMAS), pemerintah berencana menambah jangkauan dan pasokan subsidi agar manfaatnya dapat dirasakan merata oleh seluruh warga di 10 kecamatan di Minahasa Utara.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.