IKNews, MINUT – Akses bantuan besar bagi petani dan koperasi di Minahasa Utara (Minut) kembali menguatkan sektor pertanian daerah. Bupati Joune Ganda menegaskan komitmennya mendorong kemandirian dan modernisasi pertanian melalui program Matching Grant (MG) dari Badan Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Utara (BRMP Sulut).
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Bupati Minut dan dihadiri langsung oleh Joune Ganda. Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa dukungan pemerintah tidak sekadar angka, melainkan peluang bagi petani untuk “naik kelas” dan mengembangkan usaha pertanian berbasis nilai tambah.
“Pertanian Minut harus bergerak dari pola tradisional menuju sistem modern dan terorganisir. Program ini akan terus dikawal agar memberi dampak jangka panjang,” ujar Joune. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BRMP Sulut atas capaian petani Minut yang berhasil memperoleh bantuan bernilai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Salah satu kisah sukses datang dari Koperasi Makol Maju Bersama, yang awalnya beranggotakan 27 petani. Berkat pendampingan pemerintah dan dukungan Matching Grant senilai Rp1,7 miliar, koperasi kini berkembang pesat dengan 128 anggota aktif, bahkan menarik minat petani dari luar wilayah.
Selain Makol Maju Bersama, lima koperasi lain juga menerima bantuan dengan nilai Rp170 juta hingga Rp1,7 miliar, antara lain Damai Sejahtera Klabat, Linensoan Maju Bersama, Anugrah Tani Mandiri, Senang Tani Minut, dan Sinar Pagi Sejahtera.
Kepala BRMP Sulut, Dr. Ir. Agussalim, MP, menyatakan program ini tidak hanya menyalurkan MG, tetapi juga melibatkan 15 koperasi lain untuk belajar. Pendampingan dilakukan melalui site manager dan fasilitator, dengan dua tenaga pendamping di setiap kecamatan. Saat ini, program ICARE Sulut telah menjangkau 1.353 petani di 15 koperasi, dengan target ke depan mencapai 9.800 petani lintas kecamatan.* (Mg02)









