Warga Teluk Kulbi Bangun Jalan Secara Swadaya

oleh -114 Dilihat
Gambar: Warga RT 05 Desa Teluk Kulbi bergotong royong menimbun jalan lingkungan yang rusak secara swadaya, Sabtu, 31 Januari 2026, di Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Foto: Jun.

IKNews, TANJABBAR – Kesibukan tak biasa terlihat di RT 05 Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sabtu pagi (31/1/2026). Sejak pagi, puluhan warga turun ke jalan membawa batu dan alat seadanya. Bukan untuk kegiatan resmi, melainkan memperbaiki jalan lingkungan yang selama ini kerap sulit dilalui.

Pantauan di lokasi, warga bahu-membahu menimbun badan jalan yang rusak dan berlumpur, terutama di titik-titik rawan saat hujan turun. Suasana gotong royong terasa kuat, diwarnai canda dan kerja bersama tanpa sekat.

Tak hanya warga RT 05, aksi tersebut juga melibatkan warga RT 11 serta masyarakat dari luar lingkungan yang memiliki kebun di kawasan itu. Mereka bergabung secara sukarela, menyumbangkan tenaga demi memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari.

Ketua RT 05 Teluk Kulbi, Eko Sudiono Putra, mengatakan kegiatan itu merupakan hasil kesepakatan bersama warga. Dana pembelian material dikumpulkan secara swadaya, sebagai langkah sementara sambil menunggu perhatian pemerintah.

“Ini murni inisiatif warga. Jalan ini kalau musim hujan sangat becek dan susah dilewati. Jadi kami sepakat bergerak dulu, sambil menunggu pembangunan dari pemerintah,” ujar Eko saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, kondisi jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi warga, mulai dari akses ke kebun hingga mobilitas menuju pasar. Jalan yang layak dinilai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi kebutuhan mendasar bagi kehidupan masyarakat desa.

Eko juga menegaskan, warga berkomitmen merawat jalan yang telah diperbaiki, termasuk jalan yang sebelumnya dibangun pemerintah. Jika ditemukan kerusakan, warga sepakat akan kembali melakukan perbaikan secara mandiri agar akses tetap terjaga.

Aksi gotong royong itu menjadi gambaran nyata solidaritas warga Teluk Kulbi. Di tengah keterbatasan, mereka memilih tidak menunggu sepenuhnya, tetapi bergerak bersama demi kepentingan lingkungan mereka sendiri.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.