Tragis: Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Parkiran Masjid

oleh -870 Dilihat
Gambar: Penemuan tragis seorang pria gantung diri di parkiran Masjid Nurul Hikmah, Tebing Tinggi, pada Rabu, 17 Desember 2025. Kejadian ini mengingatkan kita akan pentingnya dukungan emosional dalam menghadapi kesulitan. Foto : Jun/IKN.

IKNews, TEBING TINGGI – Kejadian tragis terjadi di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ketika seorang pria berinisial RN (25) ditemukan tewas gantung diri di halaman parkir Masjid Nurul Hikmah pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 03.30 WIB. Penemuan ini mengejutkan warga setempat dan memicu diskusi mengenai pentingnya dukungan emosional dalam menghadapi masalah pribadi.

Korban, yang merupakan warga Desa Delima, ditemukan oleh Hasanudin, marbot masjid, saat sedang membersihkan area masjid. Hasanudin awalnya melihat sepeda motor terparkir tanpa pemilik, dan saat memeriksa lebih dekat, ia terkejut menemukan RN tergantung di samping tiang parkir.

Setelah penemuan tersebut, Hasanudin segera menghubungi Ketua RT setempat, Paiman. Bersama beberapa saksi, mereka memastikan bahwa RN sudah tidak bernyawa. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai dan diteruskan ke Polsek Tebing Tinggi.

Petugas dari Polsek Tebing Tinggi bersama Unit Reskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara. Jenazah RN dibawa ke Puskesmas Pijoan Baru untuk dilakukan pemeriksaan luar. Menurut IPDA Andi Ilham J., S.H., M.H., Kapolsek Tebing Tinggi, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan berencana membawa jenazah pulang ke rumah duka.

Dari keterangan saksi, terungkap bahwa sebelum kejadian, RN sempat berkomunikasi dengan mantan pacarnya, Purnama Sari Sihite, melalui pesan Facebook sekitar pukul 02.44 WIB. Dalam pesan tersebut, RN mengungkapkan keputusasaan dan mengancam akan mengakhiri hidupnya jika cintanya tidak diterima kembali. Pesan terakhir itu menjadi titik akhir komunikasi, di mana RN tidak lagi memberikan balasan.

Peristiwa ini menjadi sorotan dan pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya kepedulian, dukungan emosional, serta komunikasi yang sehat dalam menghadapi persoalan pribadi. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang dan mendorong dialog terbuka tentang kesehatan mental di lingkungan mereka.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.