IKNews, GORONTALO — Sebuah lapangan basket berukuran three on three (3×3) kini berdiri di halaman Rumah Dinas Wali Kota Gorontalo. Fasilitas itu dibangun setelah Adhan Dambea menempati rumah jabatan tersebut. Namun keberadaannya memunculkan tanda tanya di tengah warga.
Sebelumnya, area itu dikenal sebagai lahan parkir kendaraan tamu. Sejak berubah fungsi menjadi lapangan basket, mobil undangan kerap terpaksa parkir di badan jalan depan rumah dinas. Pada jam-jam tertentu, kondisi ini disebut warga memicu perlambatan arus lalu lintas.
“Sekarang kalau ada kegiatan, parkirnya sampai ke jalan. Kadang bikin macet,” ujar Rahmat, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, Sabtu (28/02/2026).
Tak sedikit warga mempertanyakan urgensi pembangunan lapangan tersebut. Mereka menilai fasilitas olahraga di rumah jabatan bukan hal keliru, tetapi perlu penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi.
Di sejumlah daerah lain, kepala daerah memang menyediakan sarana olahraga di lingkungan rumah dinas. Misalnya, Sahbirin Noor pernah meresmikan lapangan padel dan tenis di kawasan rumah jabatan gubernur. Sementara Ridwan Kamil semasa menjabat membangun fasilitas olahraga untuk menunjang kebugaran.
Namun di Gorontalo, warga mengaku belum pernah melihat wali kota memanfaatkan langsung lapangan basket tersebut. “Kalau memang untuk olahraga dan contoh hidup sehat, bagus. Tapi sejauh ini belum pernah lihat dipakai,” kata seorang warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi mengenai latar belakang pembangunan lapangan 3×3 tersebut, termasuk apakah diperuntukkan bagi kegiatan pribadi, komunitas tertentu, atau agenda resmi pemerintah kota.
Di tengah kebutuhan ruang publik dan penataan parkir yang kerap menjadi persoalan di pusat kota, keberadaan lapangan ini terus menjadi perbincangan. Warga berharap ada kejelasan agar polemik tidak berkembang menjadi asumsi liar.* (Mg02)







