Gus Fawait Tegaskan UHC Berkualitas Dimulai dari Puskesmas

oleh -234 Dilihat
Gambar: Bupati Jember Muhammad Fawait saat melakukan kunjungan kerja dan memberikan arahan kepada jajaran Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa keberhasilan Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas harus dimulai dari penguatan pelayanan, fasilitas, dan tata kelola di puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan. (Foto: Muklas/ikn).

IKNews, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Universal Health Coverage (UHC) yang tidak hanya menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tetapi juga memberikan layanan kesehatan yang benar-benar berkualitas.Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Rambipuji, Sabtu (24/01/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan bahwa transformasi layanan kesehatan harus dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama. Menurutnya, puskesmas memegang peran kunci dalam keberhasilan UHC karena menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari.

“UHC tidak boleh berhenti pada angka kepesertaan semata. Yang paling penting adalah kualitas layanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dalam arahannya, Gus Fawait menitikberatkan tiga fokus utama yang harus dijaga dan terus ditingkatkan oleh puskesmas, yakni pelayanan, fasilitas, dan tata kelola pendapatan.

Pelayanan kesehatan, lanjutnya, harus diberikan secara maksimal, cepat, dan manusiawi sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat.

Selain itu, Gus Fawait juga menekankan pentingnya perubahan perspektif dalam pengelolaan fasilitas kesehatan. Kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi pasien harus menjadi prioritas utama, bahkan dibandingkan fasilitas internal bagi pegawai.

Di sisi pengelolaan keuangan, Gus Fawait mendorong optimalisasi pemanfaatan dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara efisien dan transparan. Hal ini dinilai penting agar peningkatan mutu layanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa menimbulkan beban tambahan.

Sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan daerah, Pemerintah Kabupaten Jember akan menerapkan evaluasi kinerja fasilitas kesehatan setiap tiga bulan. Evaluasi tersebut menjadi instrumen penguatan sumber daya manusia sekaligus bagian dari kaderisasi pimpinan rumah sakit dan fasilitas kesehatan daerah.

Arahan tersebut disambut positif oleh Kepala Puskesmas Rambipuji, dr. Dina Nurul Agustina. Ia menyatakan kesiapan seluruh jajarannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menata fasilitas yang lebih berpihak kepada pasien, serta mengoptimalkan pengelolaan dana kapitasi.
Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap manfaat Universal Health Coverage dapat dirasakan masyarakat secara nyata, merata, dan berkelanjutan.* (Mg-02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.