Dua Desa di Boltim Punya Nahkoda Baru, Bupati Ingatkan Soal Amanah dan Kepercayaan Warga

oleh -362 Dilihat
Gambar: Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo, melantik Deybi Ayuba sebagai Pj Sangadi Desa Bulawan dan Sarini Paputungan sebagai Pj Sangadi Desa Modayag III di Kantor Bupati Boltim, Selasa, 3 Maret 2026. Foto: Istimewa.

IKNews, BOLTIM – Pergantian kepemimpinan di tingkat desa kembali terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Selasa pagi (3/3/2026), di Kantor Bupati Boltim, Oskar Manoppo melantik dua Penjabat (Pj) Sangadi untuk memastikan jalannya pemerintahan desa tetap stabil.

Dua pejabat yang diambil sumpahnya adalah Deybi Ayuba sebagai Pj Sangadi Desa Bulawan dan Sarini Paputungan sebagai Pj Sangadi Desa Modayag III. Keduanya dipercaya mengisi kekosongan jabatan kepala desa agar pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tidak tersendat.

Pelantikan berlangsung sederhana, tanpa kemeriahan berlebihan. Sejumlah pejabat daerah tampak hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Boltim M. Iksan Pangalima dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Hendra Tangel.

Dalam sambutannya, Oskar Manoppo menekankan bahwa jabatan sangadi bukan sekadar posisi administratif, melainkan tanggung jawab langsung kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar penjabat yang baru dilantik menjaga komunikasi dengan warga serta bekerja sesuai aturan.

“Jangan sampai ada jarak dengan masyarakat. Tugas utama adalah memastikan pelayanan tetap berjalan dan kepercayaan warga tetap terjaga,” ujarnya.

Di luar ruang pelantikan, sejumlah warga Desa Bulawan yang ditemui mengaku berharap kepemimpinan baru mampu membawa suasana pemerintahan desa lebih kondusif. “Yang penting transparan dan dekat dengan masyarakat,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Penunjukan penjabat sangadi ini dinilai penting, terutama dalam menjaga kelancaran program pembangunan desa yang sedang berjalan. Selain mengurus administrasi, penjabat juga diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat agar stabilitas sosial tetap terjaga.

Bagi dua pejabat yang baru dilantik, tantangan ke depan tidak ringan. Selain memastikan roda pemerintahan tetap berputar, mereka juga dituntut membangun kembali kepercayaan dan partisipasi warga dalam setiap kebijakan desa.* (Muklas)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.