Bupati Kumpulkan Camat dan Sangadi Awal 2026

oleh -492 Dilihat
Gambar: Bupati Bolaang Mongondow Timur Oskar Manoppo didampingi Wakil Bupati Argo V. Sumaiku memimpin rapat bersama camat dan sangadi se-Boltim di Aula Kantor Bupati, Senin, 5 Januari 2026. Foto: Diskominfo Boltim.

IKNews, TUTUYAN — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mulai memanaskan mesin birokrasi hingga ke tingkat desa. Usai apel kerja perdana, Bupati Boltim Oskar Manoppo menggelar pertemuan tertutup bersama seluruh camat dan sangadi se-Boltim di Aula Kantor Bupati, Senin (5/1/2026).

Rapat yang juga dihadiri Wakil Bupati Argo V. Sumaiku itu lebih banyak diwarnai penekanan soal pola kerja aparatur di lapangan. Sejumlah camat dan sangadi terlihat mencatat arahan, terutama terkait pelayanan publik dan koordinasi lintas pemerintahan.

Di hadapan peserta rapat, Oskar menegaskan bahwa keberhasilan program daerah tidak hanya ditentukan di tingkat kabupaten, melainkan sangat bergantung pada kinerja pemerintah kecamatan dan desa. Ia meminta aparat wilayah menjadi garda terdepan yang peka terhadap persoalan masyarakat.

“Kalau pelayanan di desa berjalan baik, masalah di atas akan jauh berkurang. Karena itu camat dan sangadi harus bekerja dengan hati dan bertanggung jawab,” kata Oskar.

Ia juga menyoroti pentingnya disiplin dan keseriusan aparatur desa dalam mengawal program pemerintah daerah sepanjang 2026. Menurutnya, tahun ini harus diisi dengan kerja nyata, bukan sekadar rutinitas administratif.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Argo V. Sumaiku mengingatkan agar komunikasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa tidak terputus. Ia menilai lemahnya koordinasi sering kali menjadi penyebab program tidak berjalan maksimal di lapangan.

“Pemerintah desa adalah ujung tombak. Kalau koordinasi lemah, dampaknya langsung ke masyarakat,” ujar Argo.

Rapat perdana tersebut juga dimanfaatkan untuk evaluasi awal serta penyampaian garis besar agenda kerja pemerintah daerah di tahun 2026. Pemerintah daerah berharap, melalui forum ini, arah kebijakan dan pelaksanaan program dapat dipahami secara utuh hingga ke tingkat desa.

Rapat itu turut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Boltim Rahman Hulalata, serta sejumlah tenaga ahli Bupati.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.