Beranda Advetorial Jusnan C Mokoginta Hadir dan Membuka Sosialisasi Pendidikan Hukum bagi Kepala Desa

Jusnan C Mokoginta Hadir dan Membuka Sosialisasi Pendidikan Hukum bagi Kepala Desa

78
0
Gambar: Jusnan C Mokoginta Hadir dan Membuka Sosialisasi Pendidikan Hukum bagi Kepala Desa, (10/7/2024).

IKNews, BOLMONG – Penjabat Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) dr. Jusnan Calamento Mokoginta M.A.R.S, didampingi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah FORKOPIMDA dan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bolmong hadir serta membuka sosialisasi pendidikan hukum bagi kepala desa.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri seluruh kepala Desa se-Bolaang Mongondow. Ini penting, karena materinya terkait pendampingan hukum bagi kepala desa dalam melaksanakan kebijakan desa. Dengan tema bersama APDESI kita pererat tali silaturahmi. pelaksanaannya di Ball Room Hotel Sutan Raja Kotamobagu Rabu, (10/7/24).

Pj. Bupati Jusnan C Mokoginta dalam sambutan menyampaikan dalam waktu dekat ini Pangdam XIII Mayjen TNI Candra Wijaya didampingi Danrem, beserta jajaran akan datang ke Bolmong.

“Tujuannya datang, untuk meninjau dan melihat bagaimana percontohan perkebunan di Desa Mongkoinit Kecamatan Lolak, ini terkait penguatan ketahanan pangan kita,” ujar Jusnan.

Jadi Mabes TNI, sekarang punya program di Kabupaten Bolaang Mongondow, yaitu penguatan ketahanan pangan. Alhamdulillah program tersebut bisa masuk ke Bolmong.

“Kedepannya akan dibentuk juga Batalion di Lolak yang khusus menangani pertanian dan perkebunan,” terang Jusnan.

Semua bertujuan ke arah yang lebih baik lagi. Batalion tersebut bertugas mengurus dan memperkuat ketahanan pangan. Harus disupport, karena itu program dari pusat untuk pemberian makanan tambahan bagi anak sekolah dan lain sebagainya, serta akan dilaksanakan di seluruh Indonesia.

“Satu kesukuran bagi kita juga, karena Bolmong akan menjadi pusat dari program tersebut,” jelas Jusnan.

Perlu diingat bahwa menanam adalah memperkuat pangan kita. Harus kita kawal bersama.

“Saya memberikan apresiasi terkait program ketahanan pangan. Tentu tak luput dari begitu luar biasanya kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan desa,” pungkas Jusnan.

Peliput: Denny.D

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini