Beranda Daerah Kotamobagu Masuk Grand Final MTQ Cabang Syarh Al-Quran Putri, Rayyan CS Ungkap Kebanggaan...

Masuk Grand Final MTQ Cabang Syarh Al-Quran Putri, Rayyan CS Ungkap Kebanggaan dan Pengalaman Berharga

97
0
Kebanggaan dan Pengalaman Berharga Peserta Grand Final MTQ Cabang Syarih Al-Quran Putri. Jumat 14 Juni 2024. (Gie)

IKNews, Kotamobagu – Dalam gelaran Grand Final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Cabang Syarh Al-Quran Putri, tiga perwakilan dari Kota Manado berhasil mencuri perhatian. Mereka adalah Rayyan Zulfanafilah Lasanudin (17 tahun) sebagai pensyarah, Nadia Amelia Aku (18 tahun) sebagai puitis/penerjemah, dan Innazwah Nur Hidayah Nayoan (18 tahun) sebagai tilawah/qori’ah. Ketiganya mengungkapkan rasa bangga dan syukur bisa tampil di panggung bergengsi tersebut.

Rayyan Zulfanafilah Lasanudin menyampaikan kebanggaannya karena di MTQ ini, mereka tidak hanya diajarkan untuk menghafal Al-Quran, tetapi juga untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Kami merasa bangga karena dapat menampilkan dengan baik apa yang kami pelajari selama ini di panggung grand final MTQ Cabang Syarih Al-Quran,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pengalaman mengikuti MTQ ini memberikan banyak kesan mendalam bagi ketiga peserta. Rayyan menambahkan, “Kesannya itu, senangnya dapat, relasinya dapat, pengalamannya dapat, sekaligus sedihnya juga dapat.” Hal ini menunjukkan betapa beragamnya emosi yang mereka rasakan selama berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

Suasana pelaksanaan MTQ di Kotamobagu juga memberikan kesan tersendiri bagi mereka. “Udara di sini dingin sekali, tidak sama dengan di Kota Manado yang panas,” kata Rayyan. Selain itu, kebersihan kota Kotamobagu menjadi hal yang sangat mereka apresiasi. “Kotanya bersih, mulai dari tempat tinggal sampai keindahan kotanya terlihat bersih,” tambahnya.

Mereka juga merasa berterima kasih kepada panitia MTQ yang telah memberikan jamuan dan servis yang baik selama mereka mengikuti acara tersebut. “Kami sangat berterima kasih kepada panitia MTQ karena memberikan jamuan dan servis yang baik kepada kami selaku peserta,” ujar Nadia dan Innazwah dengan kompak.

Pengalaman berharga ini tentu akan menjadi kenangan manis bagi ketiga peserta dari Manado. Mereka berharap dapat terus mengamalkan nilai-nilai yang telah dipelajari dan membagikannya kepada masyarakat luas. Kebanggaan ini bukan hanya milik mereka, tetapi juga bagi seluruh warga Kota Manado yang mendukung mereka sepanjang perjalanan ini.

Reporter: Gie

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini