Beranda Politik SURAT TERBUKA CHERISH HARRIETTE : Yang Menang Adalah Rakyat

SURAT TERBUKA CHERISH HARRIETTE : Yang Menang Adalah Rakyat

63
0
Cherish Harriette

IKNews, SULUT – Demokrasi sejatinya berdiri di atas pondasi kebebasan dan kesetaraan. Dua nilai luhur yang memungkinkan setiap rakyat memiliki entitas yang sama dan sederajat.

Dalam relasi yang terbangun dari sistem demikian, posisi rakyat bukan sekadar objek suara ketika pemilu, melainkan juga sebagai subjek aktif dalam kekuasaan.

Ada ruang lapang bagi rakyat untuk menyeleksi dan mengoreksi setiap pilihan yang tersedia, ada kedaulatan yang besar untuk menimbang sebelum menjatuhkan pilihan.

Dan seperti inilah idealnya proses politik dijalankan. Penyerahan mandat dari rakyat kepada wakil yang dipilihnya, berlangsung secara terhormat dan bermartabat.

Pemilu telah selesai, Rakyat telah menjatuhkan pilihannya, sekalipun prosesnya masih terus berlangsung secara berjenjang, perkenankan saya menghaturkan rasa terimakasih.

Kepada rakyat sulawesi utara, kepada orang tua, kepada kawan dan sahabat, juga kepada saudara saudara semua, anak-anak muda yang terlibat secara aktif dalam kerja kerja pemenangan, anak anak muda yang percaya bahwa proporsi anak muda bukan sebatas angka elektoral semata, tapi juga sebagai agenda progresif yang mesti disuarakan, diperhatikan, dirumuskan melalui program dan kebijakan pemerintah. Dan karena itu, anak muda harus punya representasi. Harus punya wakil di parlemen.

Bagi saya, raihan suara yang saya peroleh bukanlah sepenuhnya keberhasilan pribadi. Capaian ini adalah bentuk kepercayaan rakyat. Rakyatlah yang menang. Rakyatlah yang berdaulat. Saya hanyalah medium aspirasi, kanal perjuangan untuk terus menyuarakan kehendak rakyat.

Dari lubuk hati yang paling dalam, terimakasih saya haturkan untuk kepercayaanya kedua kali.

Ada banyak tantangan kita kedepan. Sejumlah agenda lokal yang harus terus disuarakan. Di sisi lain, era kompetisi semakin ketat. Belum lagi, situasi global masih tak menentu. Ancaman krisis iklim menanti di depan. Kita masih akan diperhadapkan pada kondisi yang berat. Meskipun demikian, Indonesia maju bukanlah hil mustahal yang tidak bisa kita raih. Indonesia Emas 2045 akan kita gapai dengan gemilang.

Tentu saja, dengan kerja keras, kerja sama, partisipasi dan kolaborasi.

Oleh KITA, dan sekarang juga.

Jabat erat, Cherish Harriette

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini