Irma Ratnasari Alumni Golkar Institute Batch 12 (Bakal Calon Bupati Kab. Kolaka Timur)
Irma Ratnasari Alumni Golkar Institute Batch 12 (Bakal Calon Bupati Kab. Kolaka Timur)

IKNEWS, KENDARI – Partai Golongan Karya (Golkar) bergerak cepat mempersiapkan kader terbaiknya untuk memenangkan kontestasi politik pada 2024 mendatang baik dalam Pilcaleg, Pilkada, maupun Pilpres.

Penyiapan kader potensial ini tak lain untuk mendukung pencapaian target Partai berlambang pohon beringin ini agar kembali menjadi Partai nomor satu di Indonesia.

Terbaru, sesuai arahan Ketua Umum (Ketum) Airlangga Hartarto, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melalui surat undangan Nomor : Sund- 308 /GOLKAR/XI/2023 akan memanggil beberapa Bakal Calon (Balon) Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Partai Golkar, untuk diberikan pengarahan dan penugasan di daerah masing-masing.

Untuk Sulawesi Tenggara (Sultra), nama-nama Balon Gubernur/Wakil Gubernur, maupun Balon Bupati/Wakil Bupati usulan Partai Golkar telah terpenuhi di 17 Kabupaten/Kota, hal ini menunjukan Partai Golkar Sultra tak kekurangan kader untuk bertarung pada pagelaran Pemilihan Kepala Daerah mendatang.

Nama-nama petarung lama maupun pendatang baru menghiasi usulan salah satu Partai tertua di Indonesia ini. Hal menarik terjadi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) pasalnya terjadi Head to Head usulan Balon Bupati/Wakil Bupati dimana Ismail Iskandar akan berebut pintu Partai Golkar melawan salah satu Keterwakilan Gender dari kalangan milenial yaitu Irma Ratnasari.

Saat dihubungi, Irma Ratnasari mengatakan saat ini dirinya fokus untuk membantu Partai Golkar Koltim untuk merebut kursi pada pemilihan legislatif khususnya Dapil I yang mencakup wilayah Tirawuta, Lalolae, dan Loea.

“Kita fokus di Pilcaleg dulu, untuk kelanjutan Balon Kepala Daerah Koltim kita masih tunggu arahan dari DPP Partai Golkar, Insha Allah Selasa kita rapatkan di Jakarta,” ucapnya saat di temui di DPD I Partai Golkar Sultra, Sabtu (18/11/2023).

Lebih lanjut, Irma yang juga Alumni Golkar Institute Batch 12 ini menerangkan bahwa untuk Pemilihan Kepala Daerah masih cukup lama, dan Golkar Koltim saat ini masih berjuang memenangkan kursi legislatif di setiap Dapil agar bisa mengusung Cabup sendiri.

Selain itu, Irma juga menegaskan untuk mendapatkan pintu Cabup Koltim dari Partai Golkar, kriteria terpentingnya yaitu harus Kader Partai dengan elektabilitas,popularitas dan survei yang tinggi, imbuhnya.

“Jika atas dasar popularitas, elektabilitas dan survei saya memungkinkan untuk maju, dengan izin Allah SWT, Keluarga dan seluruh instrumen pendukung, saya SIAP maju dan bertarung” tutupnya sembari tersenyum.

(Redaksi)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here