Ketua Koperasi Drs. Zainur

IKNews, BUOL – Buntut dari protes petani plasma amanah beberapa pekan lalu, atas lahan atau kebun sawit mereka, tidak memberikan untuk dilakukan aktifitas pemanenan dalam kebun, maka PT. HIP mengundang Pengurus Koperasi Amanah, berangkat ke Jakarta untuk menyelesaikan persoalan yang selama ini tidak kunjung selesai.

Saat ditemui Tim Infokini.news di kediamannya Desa Mooyong, Ketua Koperasi Drs. Zainur mengatakan, silahkan baca sendiri, apa kesimpulan pertemuan mereka di Jakarta, sambil Zainur memberikan dokumen yang telah di tanda tangani bersama dengan tim manajemen yang ada di Jakarta.

“Dalam hasil kesimpulan pengurus Koperasi dan Manajemen PT. HIP di Jakarta, pada pertemuan pertama, tanggal 8 Februari 2023, PT. HIP menawarkan dua opsi, Pertama kembali pada pola kemitraan sesuai perjanjian kerjasama (SPK),” ucap Zainur.

Kedua lanjut Zainur, yakni menghapuskan hutang dengan menjual kepada perusahaan pembeli utang, yang kemudian akan memberikan kompensasi good Will dengan membangun plasma mandiri yang dapat dimiliki sendiri dan bisa menjual TBS 100 % ke pemilik plasma mandiri, namun pertemuan di tunda dan dilanjutkan nanti pada hari esok pada tanggal 09 Februari 2023.

“Adapun hasil akhir pertemuan kedua adalah menghasilkan kesimpulan yang sangat menguntungkan petani plasma amanah, dimana pengolahan hasil kebun diserahkan kepada Pengurus Koperasi Langsung, mulai dari administrasi kantor, gaji karyawan, dan semua yang berkaitan dengan Koperasi Plasma Amanah itu sendiri,” tambahnya.

Kesepakatan bersama tersebut ditanda tangani oleh masing-maaing Pihak Pengenguru Koperasi Ketua Moh. Zainur, Wakil Ketua Baharudin, Wakil Sekretaris I Wayan Arsana, Bendahara Patimura Hamid dan Anggota Badan Pengawas Juliasi.

Sementara dari pihak PT. HIP Bambang Lucky Dewanto, Udung Darmakusuna, RM. Tito Hananta Kusuma, Maesa Mulya Sembiring.

Reporter : Jamaludin

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here