KOTAMOBAGU – Listrik yang menjadi kebutuhan dasar bagi para pelaku usaha baik bagi para peternak ayam ataupun pertanian yang ada di Desa Poyowa Besar Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan terus menjadi keluhan warga serta para pelaku usaha

Rusly (46) warga Poyowa Besar mengungkapkan keluhannya. Menurtunya, kapasitas gardu PLN di wilayah tersebutu sudah melebihi batas atau suda over capasity dan voltasenya sudah turun hingga 160 Volt yang harusnya 220 Volt (Normal).

“Sudah banyak konsumen yang mengunakan listrik dari gardu tersebut, dan kapasitas gardu hanya 25 KW (Kilo Watt) dan konsumen pengguna listrik keseluruhan sudah lebih dari 25 KW,” ungkap Rusly sambil menyarankan agar PLN Cabang Kotamobagu segera mengganti gardu dengan kapasitas gardu yang lebih besar

Sementara itu, Wakil Wali Kota (Wawali) Kotamobagu, Nayodo Koerniawan saat mendengar keluhan warga serta para pelaku usaha di desa tersebut meminta kepada pimpinan PLN Cabang Kotamobagu untuk segera mengganti gardu yang ada ke gardu yg lebih besar, mengingat kawasan desa Poyowa Besar adalah kawasan central ekonomi pertenakan dan pertanian terbesar diwilayah Kotamobagu yang saat ini butuh daya pasokan listrik besar.

“Apalagi saat ini Pemkot kotamobagu lagi giat percepatan pemulihan ekonomi dampak dari pandemi COVID-19, pasokan listrik baik perekonomian rakyat juga ikut baik,” kata Wakil Wali Kota”. (*)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here