INFOKINI.NEWS- DPD Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Sulawesi Utara menggelar kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke II, Sabtu (30/10) siang bertempat di Restaurant Pondok Bambu Manado.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyusun program kerja yang lebih baik dan terorganisir sekaligus mempererat tali persaudaraan antar Anggota Pewarna Sulawesi Utara.

Kegiatan Rakerda diawali dengan Ibadah bersama yang dipimpin Pdt Dr R Longkutoy, M.Th. Dalam khotbah yang diambil dalam 2 Timotius 4:1-2 mengatakan, Pewarna harus memberitakan situasi apapun, tetapi berita dari Pewarna harus menciptakan situasi yang kondusif. Berita terpenting yang harus diberitakan yaitu berita keselamatan, usahakan pemberitaan mengutamakan kasih.

“Pewarna harus mampu meredam kondisi dan situasi apapun. Wartawan nasrani tujuannya memberitakan berita yang menciptakan sesuatu yang kondusif dan harus dipertanggungjawabkan. Komersialisasi tapi nasraninya harus diutamakan,”ucap Wakil Ketua Majelis Daerah GPdI.

Usai dilaksanakan Ibadah bersama, Rakerda II Pewarna Indonesia DPD Sulut dibuka oleh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut, Steven Liow.

Dalam sambutannya, Liow mengatakan Pewarna harus mewartakan kebenaran yang membawa damai sejahterah dengan kasih kristus. Bertujuan membawa umat Tuhan masuk kerajaan sorga dan hidup sesuai ajaran kristus, itu yang harus diwartakan. Sebab, kasih kristus dapat menembus keterbatasan.

”Identitas wartawan nasrani memenuhi tugas dan panggilan. Prinsip wartawan sebagai orang beriman harus dijaga. Jaga integritas diri, jaga identitas dan memeliharanya. Bersinergi dengan pemerintah dan instansi terkait dalam membangun, merawat dan toleransi. Kita saling menjaga sebagai tubuh Kristus,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kepala bidang urusan Agama Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulut Pdt Dr Sonia Tampanguma, SAg.MTH menyampaikan, lewat pelayanan selaku wartawan nasrani harus merawat kerukunan kasih persaudaraan yang ada di Sulut. Bukan hanya beragama kristen tetapi menjadi perekat hubungan dengan agama-agama yang lain.

“Sebagai kaum nasrani, Pewarna mewakili umat kristen. Sejatinya sebagai wartawan kita punya jati diri sebagai orang kristen. Kehadiran sangat dibutuhkan menjadi alat menyampaikan hal-hal positif dan merekat hubungan antar umat beragama di Sulut. Selamat mengikuti rakerda, mari kita bangun sulawesi utara yang kita cintai,” tutur Tampanguma.

Rakerda dipimpin langsung oleh Ketua DPD Pewarna Sulut Sanfransisco Manossoh, mengevaluasi kinerja Pewarna Sulut 2021 dilanjutkan pembahasan rencana kerja tahun 2022.

“Semoga hasil rakerda ke-2 Sulut serta rencana program ditahun 2022 dapat terlaksana. Ini butuh sinergitas antara pimpinan dan anggota” tutur Manossoh.

Pada kegiatan ini, Ketua DPD Pewarna Sulut menyerahkan surat mandat pembentukan pengurus cabang 6 kabupaten/kota, Minahasa Utara, Minahasa, Minahasa Selatan, Manado, Bitung dan Sangihe.

“Saya berharap setelah terima surat mandat ini, pengurus langsung melakukan pembentukan struktur kepengurusan Pewarna di kabupaten kota dan mampu memberi warna yang indah,” tutup Manossoh

(DNL)**

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here