Sulut – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulut menggelar Workshop Perizinan online bersama dengan seluruh Penyiaran di Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (06/05/2021) di Gedung Balai Yadika Bolmong.

Menurut Ketua KPID Sulut Reidi Sumual S.Sos, peran KPID mendukung taat hukum, dalam soal Perijinan Penyiaran. Tapi lebih fokus ke konten jika ada yang tidak sesuai aturan penyiaran.

“Bolmong akan menjadi pilot projek untuk Perijinan yang sehat, sehingga lewat workshop ini bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat agar taat dalam perijinan penyiaran. meski pun kita tau bersama saat pandemi begini pendapatan iklan di Televisi,radio hingga media itu menurun, maka kami mencari langkah agar bagaimana aspirasi penyiaran di Bolmong kami serap untuk disampaikan ke Pusat dan hingga DPR RI,”kata Sumual.

Sementara itu  kordinator bidang Pengelolaan Struktur dan sistem penyiaran (PS2P) KPID Sulut, Hamri Mokoagow S.Pd.MH, mengatakan ini adalah kegiatan pertama yang akan dilakukan sesulut.

“Kami melaksanakan kegiatan ini disangihe,Talaud,Tomohon tapi tour ini dimulai dari BMR. Jadi setelah ini akan dilaksanakan di Bolmut,Bolsel,Boltim, Hingga Kotamobagu. Saya berterimakasih ke Bupati Bolmong Yasti Mokoagow karena beliau merespon positif hal ini,”kata Hamri Komisioner satu-satunya asal BMR ini.

Ia berharap, penyiaran bisa menjadi sumber investasi dan pendapatan daerah. “Kami berharap hal ini bisa di dorong dengan adanya Perda atau pun Perbub Retribusi Penyiaran,”ungkapnya.

Dia menambahkan, ada sekitar 60 TV kabel dan radio di BMR, dan yang giat melakukan perpanjang perijinan adalah dari BMR juga.

“Semoga kedepan Sektor Penyiaran bisa ditingkatkan lagi,”tandasnya. (Zakir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here