INFOKINI.NEWS- Pembangunan Anjungan Sulawesi Utara di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mendapat sorotan tajam dari Stella Runtuwene, Wakil Ketua Komisi 3 DPRD Sulut.

Progres dari Proyek yang menelan anggaran yang besar ini dikatakan oleh politisi Nasdem Dapil Minahasa Selatan ini, sejak terakhir dirinya datang pada agustus tahun lalu ke TMII progresnya begitu begitu saja.

” Apa yang saya lihat kurang lebih hampir setahun yang lalu sampai.saat ini tidak ada yang berubah, masih sama,” ujar Stella.

Stella Runtuwene juga menyoroti pembangunan anjungan ini tidak melalui perencanaan yang matang.

” Saya mendapatkan laporan dari petugas disana mereka mendapatkan tugas ekstra karena setiap hujan pasti banjir. Ini semua terjadi karena perencanaan yang tidak matang,”tegas Stella.

Disisi lain, adik kandung Stella Runtuwene ini menyesalkan terkait permintaan tambahan dana puluhan untuk pembangunan gedung baru di anjungan tersebut.

” Saya juga bingung kenapa dimasa pandemi Covid seperti sekarang lantas ada permintaan penambahan anggaran untuk gedung baru. Gedung yang lama saja belum selesai sudah mau bikin baru,”tukas Stella.

Lanjut Stella Runtuwene juga mempertanyakan untuk apa anjungan ini dibuat jika tidak ada manfaatnya, Masih banyak jalan jalan rusak yang perlu di perbaiki atau jalan jalan perkebunan agar memudahkan bagi petani.

” Jadi saya berpikir kalau pembangunan yang kurang membawa manfaat untuk apa?Perlu dikaji kembali pembangunan anjungan Sulut di TMII apakah benar benar bermanfaat untuk.masyarakat Sulut atau tidak,”tandasnya.

Diketahui berdasar data yang ada, usulan pembangunan anjungan pemerintah provinsi di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta dimulai dengan alokasi anggaran sebesar Rp 60 Miliar pada APBD tahun 2018. Dan informasinya di tahun anggaran 2021 ini ada permintaan penambahan anggaran sekira 19 hingga 20 Milyar Rupiah.

(DNL)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here