KOTAMOBAGU – Pengalaman serta ketelitian juga resep dengan campuran adonan yang pas, tentu menjadi kunci dalam menjalankan sebuah usaha, utamanya usaha kuliner seperti pembuatan kue kering.

Hal itu juga yang dilakoni oleh Yentu Pobela, salah seorang warga Desa BIlalang I Kecamatan Kotamobagu Utara, yang telah menjalani usaha pembuatan kue kering selama belasan tahun lamanya. “Usaha ini sudah saya jalani sekira 15 tahun belakangan. Biasanya, orderan itu datang ketika akan memasuki perayaan hari hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri maupun Natal dan Tahun baru,” ungkap Yenti kepada awak media.

Menariknya, dari penuturan Yenti diketahui kalau hasil kue kering olahan tangannya tersebut, ternyata sudah mulai dikenal hingga keluar daerah. “Iya, biasanya yang memesan bukan hanya orang Kotamobagu saja, tetapi ada juga dari luar daerah. Mungkin karena banyak yang merasa pas dan akhirnya dibicarakan, sehingga pesanan dari luar daerah kerap datang,” tambahnya.

Hitungan pembuatan kue dari Yenti pun bisa dikatakan cukup terjangkau. Pasalnya, hanya dengan Rp250 ribu sudah bisa mendapatkan 1 stoples kue kering yang nikmat untuk dikunyah. “Bisa hitungan per stoples, juga bisa dihitung jasa pembuatan per kilo. Untuk jasa pembuatan per kilo kita hiung Rp150 ribu setiap kilo, tentu dengan bahan dari pemesan,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here