Michaela Paruntu ​Gelar Reses III Tahun 2025 di SMK Negeri I Amurang

oleh -19 Dilihat
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Michaela E. Paruntu, MARS, melaksanakan agenda Reses III Tahun 2025 di SMK Negeri I Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (1/12).| Foto: Des (IKN)

​IKNews-SULUT– Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr. Michaela E. Paruntu, MARS, melaksanakan agenda Reses III Tahun 2025 di SMK Negeri I Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (1/12).

​Kehadiran dr. Michaela Paruntu, yang juga Koordinator Komisi II DPRD Sulut, disambut langsung oleh Kepala Sekolah beserta jajaran guru.

​Dalam sesi tanya jawab, pihak sekolah menyampaikan enam poin aspirasi utama yang di anggap krusial untuk peningkatan kualitas pendidikan di SMK N I Amurang. Aspirasi tersebut yaitu:

​•Perbaikan ruangan kelas dan gedung yang kondisinya sudah tidak layak pakai.
•Pengadaan komputer dan laptop untuk menunjang pembelajaran siswa.
•Penyaluran bantuan pendidikan yang lebih tepat sasaran bagi siswa berprestasi maupun kurang mampu.
•Bantuan pengadaan lahan untuk pengembangan gedung sekolah
•Pengadaan Hotel Mini sebagai sarana praktik nyata bagi siswa jurusan perhotelan
•Peningkatan sertifikasi Guru Agama sebesar 50-100% agar setara dengan guru-guru lainnya

​Menanggapi aspirasi tersebut, dr. Michaela Paruntu menegaskan komitmennya untuk membawa semua aspirasi ini ke dalam pembahasan tingkat provinsi.

​“Semua aspirasi, terutama terkait perbaikan fasilitas dan peningkatan sarana praktik seperti permintaan hotel mini, sudah kami catat dengan lengkap,” ujarnya

​Ia menjelaskan bahwa seluruh poin yang terkumpul nantinya akan menjadi bagian dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan diinput secara resmi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Dengan mekanisme ini, aspirasi dari SMK N 1 Amurang memiliki landasan kuat untuk masuk dalam program kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

​Kegiatan yang berakhir pukul 14.00 WITA tersebut ditutup dengan harapan besar dari pihak sekolah agar pemerintah segera merealisasikan perbaikan sarana dan prasarana demi kenyamanan serta peningkatan kualitas pendidikan di Minahasa Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.