Tanpa Kendala, Pergantian Kades di Lolomatua Berjalan Mulus

oleh -174 Dilihat
Gambar: Camat Lolomatua menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada penjabat kepala desa dalam prosesi serah terima jabatan di Jalan Lintas Ulunoyo, Nias Selatan Kamis, 26 Maret 2026. (Foto: Harpendik).

IKNews, NIAS SELATAN – Pergantian kepemimpinan di tiga desa di Kecamatan Lolomatua berlangsung tertib dan tanpa kendala, Kamis (26/03/2026). Prosesi serah terima jabatan (setrijab) yang digelar di ruas Jalan Lintas Ulunoyo ini menjadi penanda dimulainya tugas penjabat (PJ) kepala desa di Botohilinduria, Hiliotalua, dan Hilisangowola.

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana acara berlangsung sederhana namun penuh perhatian dari warga dan aparat desa. Sejumlah tokoh masyarakat turut hadir, menyaksikan langsung peralihan tanggung jawab pemerintahan desa yang diharapkan berjalan efektif ke depan.

Sekretaris Camat Lolomatua, Firman Buulolo, dalam arahannya menekankan pentingnya kehati-hatian dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai PJ kepala desa. Ia juga mengingatkan agar para pejabat baru mampu membangun komunikasi yang baik dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta perangkat desa lainnya.

“Jabatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan tanggung jawab. Kolaborasi dengan masyarakat menjadi kunci,” ujarnya di hadapan peserta.

Adapun pergantian kepemimpinan terjadi di tiga desa dengan latar belakang berbeda. Di Desa Botohilinduria, posisi kepala desa diisi oleh Ardin Buulolo setelah sebelumnya dijabat almarhum Mareli Buulolo. Sementara di Desa Hiliotalua, Fabianus Giawa menggantikan Salihuku Ndruru. Sedangkan di Desa Hilisangowola, jabatan kepala desa kini diemban Fariaman Laia menggantikan Firhan Ndruru.

Camat Lolomatua, Amosi Laia, secara langsung menyerahkan surat keputusan (SK) kepada masing-masing PJ kepala desa. Penyerahan ini menjadi simbol resmi dimulainya masa tugas mereka dalam menjaga roda pemerintahan desa tetap berjalan.

Sepanjang kegiatan, tidak terlihat adanya gangguan ataupun penolakan dari masyarakat. Warga yang hadir tampak menerima pergantian ini sebagai bagian dari dinamika pemerintahan desa. Kondisi tersebut mencerminkan harapan bersama agar stabilitas tetap terjaga, terutama dalam mendorong pembangunan di tingkat desa.* (Harpendik)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.