IKNews, ASAHAN – Suasana hangat menyelimuti halaman Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan pada Kamis (27/11/2025) sore. Ratusan pelajar yang sejak awal pekan larut dalam kompetisi minat dan budaya baca akhirnya sampai pada penghujung acara. Penutupan dilakukan oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. Muhilli Lubis, mewakili Bupati Asahan.
Dari pantauan di lokasi, para peserta—mulai dari siswa SD hingga pelajar tingkat menengah—masih tampak antusias meski lomba telah usai. Sejumlah orang tua dan tenaga pendidik juga terlihat mendampingi, seolah ingin memastikan bahwa semangat literasi anak-anak tetap terjaga.
Dalam sambutannya, Muhilli menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang tahunan, melainkan ruang pembuktian bahwa minat baca di kalangan generasi muda Asahan masih kuat.
“Selama beberapa hari ini kita melihat bagaimana anak-anak kita bersaing dengan sportif. Di tengah arus teknologi yang semakin deras, mereka tetap menunjukkan kecintaan terhadap buku. Ini bukti bahwa budaya membaca belum tergeser,” ujar Muhilli.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para juri, panitia, serta Dinas Perpustakaan yang dianggap berhasil menjaga kualitas penyelenggaraan lomba. Ucapan terima kasih turut ditujukan kepada para guru dan orang tua yang disebutnya sebagai “penanam benih pertama” dalam membangun kebiasaan membaca sejak dini.
Kepada para juara, Muhilli berpesan agar tidak cepat puas. Sementara bagi peserta yang belum menang, ia menegaskan bahwa keberanian mengikuti lomba sudah merupakan pencapaian tersendiri.
Di penghujung sambutannya, Muhilli menyampaikan komitmen Pemkab Asahan untuk terus memperluas akses literasi. “Perpustakaan daerah, perpustakaan sekolah, hingga pojok baca di ruang publik akan terus kita perkuat. Kita ingin Asahan tumbuh sebagai kabupaten yang cerdas dan literat,” tutupnya.* (Mg02)








