Gubernur Yulius Komaling Bahas Penguatan Sektor Kelautan dengan Menteri KKP

oleh -224 Dilihat
Gambar: Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, berbincang hangat dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI usai rapat pembahasan arah kebijakan sektor kelautan dan perikanan, di kantor KKP, Jakarta, Senin (3 November 2025). Foto: Humas Pemprov Sulut

IKNews, JAKARTA — Suasana hangat namun serius tampak di ruang pertemuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Senin (3/11/2025), ketika Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, duduk berdampingan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu, keduanya membedah arah besar kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan di Bumi Nyiur Melambai.

Sebagai daerah yang 73 persen wilayahnya berupa laut, Gubernur Yulius menegaskan bahwa Sulawesi Utara memiliki potensi ekonomi kelautan yang sangat besar, namun belum tergarap maksimal. “Ironisnya, kontribusi sektor ini terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih di bawah Rp1 miliar. Ini tanda ada kesenjangan antara potensi dan manfaat nyata yang diterima masyarakat,” ujarnya di hadapan jajaran eselon I KKP.

Yulius menekankan bahwa pembangunan sektor kelautan di Sulut tidak bisa dilepaskan dari penguatan masyarakat pesisir dan nelayan kecil. “Mereka adalah garda terdepan poros maritim kita. Dukungan pemerintah pusat sangat kami butuhkan, baik berupa infrastruktur pelabuhan, program pemberdayaan, maupun peningkatan kapasitas SDM kelautan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan RI menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemprov Sulut memperkuat basis ekonomi biru. “Sulawesi Utara punya posisi strategis, berbatasan langsung dengan negara-negara Pasifik. Kami menyiapkan program khusus untuk mendorong pengembangan perikanan tangkap, ekspor hasil laut, serta pembangunan sentra perikanan terpadu di wilayah kepulauan,” ungkap Menteri.

Dari hasil pertemuan itu, kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi pusat-daerah dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan industri pengolahan hasil laut, peningkatan ekspor perikanan, hingga program nelayan modern dan berkelanjutan.

Di akhir pembicaraan, Gubernur Yulius menegaskan tekad Sulawesi Utara menjadi poros biru di kawasan timur Indonesia. “Kami siap bersinergi dengan KKP dalam mengelola laut secara berkelanjutan dan berkeadilan. Laut adalah masa depan Sulut, dan masa depan itu harus kita jaga bersama,” pungkasnya.* (mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.