IKNews, SULUT — Suasana Asrama Mahasiswa Sulawesi Utara di kawasan Bandung siang itu terasa lebih hidup dari biasanya. Deretan mahasiswa yang mengenakan batik dan jaket almamater tampak menyambut kedatangan Gubernur Sulawesi Utara, yang datang bukan sekadar untuk bersalaman, tapi benar-benar mendengar cerita dan keluh kesah mereka.
Dalam kunjungan kerja yang berlangsung Jumat (7/11), Gubernur memanfaatkan momentum ini untuk berdialog langsung dengan para mahasiswa asal Sulut yang tengah menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bandung. Pertemuan itu berlangsung hangat di aula asrama yang sederhana namun penuh semangat muda.
“Mahasiswa perantau ini adalah wajah Sulut di luar daerah. Pemerintah perlu tahu apa yang mereka butuhkan agar tetap bisa belajar dengan nyaman,” ujar sang gubernur di hadapan puluhan mahasiswa yang hadir.

Usai berdialog, gubernur bersama jajaran Pemprov Sulut meninjau sejumlah fasilitas asrama — mulai dari kamar mahasiswa, ruang belajar, hingga area dapur dan tempat ibadah. Dari hasil pengamatan lapangan, beberapa bagian bangunan terlihat memerlukan perbaikan, terutama pada sisi infrastruktur dasar seperti sanitasi dan pencahayaan.
Para mahasiswa tak melewatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Kami berharap ada perhatian terhadap perbaikan fasilitas dan dukungan kegiatan kemahasiswaan,” ungkap Maria, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia asal Minahasa.
Menanggapi hal itu, gubernur menegaskan komitmen Pemprov Sulut untuk menindaklanjuti masukan mahasiswa. “Ini bukan kunjungan simbolik. Kami ingin memastikan setiap mahasiswa Sulut di luar daerah mendapat dukungan yang layak. Pendidikan adalah investasi terbesar kita,” katanya.

Selain janji perbaikan fasilitas, gubernur juga berpesan agar para mahasiswa tetap menjaga nama baik daerah, berprestasi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus pembangunan. “Disiplin, inovasi, dan kolaborasi harus jadi budaya kalian. Karena masa depan Sulut ada di tangan kalian,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, pemerintah provinsi berencana melakukan verifikasi kebutuhan asrama dan menyusun rencana perbaikan bertahap. Koordinasi dengan pengurus asrama dan organisasi mahasiswa pun akan dilanjutkan sebagai tindak lanjut nyata dari kunjungan tersebut.* (mg02)








