Direct Call Dorong Investasi di Kawasan Sulampua

oleh -37 Dilihat
Gambar: Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, saat menyampaikan pentingnya layanan direct call untuk mendongkrak investasi di kawasan Sulampua, Senin, 19 Januari 2026 Foto: Syil.

IKNews, MANADO – Kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) berpotensi semakin menarik investasi baru berkat pengembangan layanan direct call dari Sulawesi Utara. Hal itu disampaikan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) di Gedung Keuangan Negara, Senin (19/1).

Menurut Gubernur Yulius, layanan direct call—pelayaran langsung tanpa transit ke Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok—dapat memangkas waktu dan biaya logistik. Dampak positifnya, kata dia, adalah terbentuknya ekosistem logistik yang lebih kuat dan investasi baru yang semakin berminat masuk ke Sulampua.

“Setiap rute direct call yang berjalan berkelanjutan akan menunjukkan bahwa kawasan timur Indonesia siap bersaing dalam rantai pasok global,” ujarnya kepada wartawan di sela acara.

Data ekonomi menunjukan Sulawesi tumbuh 5,5–6 persen, sementara Sulut stabil di 5–5,6 persen, sedikit di atas rata-rata nasional. Kondisi ini menegaskan Sulampua memiliki basis ekonomi riil yang kuat dan potensi pertumbuhan jangka menengah besar.

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun, turut hadir dan menyambut baik langkah Gubernur Yulius. Ia menekankan kerja sama perdagangan dengan Tiongkok akan lebih lancar jika direct call berjalan optimal, didukung infrastruktur memadai.

Forum tersebut dihadiri juga Wakil Gubernur Sulut, Wakil Gubernur Gorontalo, Walikota Bitung, para pelaku usaha, APINDO, Kadin, investor, dan operator logistik.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.