IKNews, GORONTALO – Kunjungan balasan Komunitas Kesatuan Identitas Gorontalo (KKIG) Tojo Una-Una ke Gorontalo pada Selasa, 15 Juli 2025, menandai komitmen kuat Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, dan Ketua DPRD Tojo Una-Una, Gusnar A. Suleman, dalam mempererat hubungan budaya dengan Gorontalo.
Kunjungan puluhan pengurus KKIG Tojo Una-Una, yang turut didampingi Wakil Ketua DPRD Rizal C. Panjili,Jafar M. Amin, Camat Ampana Kota (Moh. Awali), Camat Ratolindo, Camat Ampana Tete, Asrin Soga, Ketua TP-PKK Tojo Una-Una (Ibu Hajar Lawidu), Syaiful Wahid, Wakil Bupati Periode 2010-2015 H.Jamal Juraedjo, dan jajaran pejabat penting lainnya,disambut hangat oleh KKIG Gorontalo.
Menurut Gusnar A. Suleman, kunjungan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kolaborasi budaya kedua daerah dan menandai komitmen bersama untuk melestarikan serta mengembangkan budaya Gorontalo di Tojo Una-Una.
Selain kunjungan ke KKIG Gorontalo, Bupati Ilham Lawidu dan Ketua DPRD Gusnar A. Suleman juga melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo dan PLTU Gorontalo, di mana mereka disambut dengan hangat.
Bupati Ilham Lawidu menyampaikan apresiasi atas sambutan tersebut dan menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya pelestarian dan pengembangan budaya Gorontalo di Tojo Una-Una.
Beliau memandang kehadiran budaya Gorontalo sebagai pengayaan khazanah budaya lokal, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Tojo Una-Una.
Melalui berbagai program dan kegiatan yang melibatkan komunitas lokal, budaya Gorontalo diharapkan dapat berkembang dan berintegrasi secara harmonis dengan budaya lokal.
Kolaborasi ini bukan hanya pelestarian tradisi,tetapi juga pembangunan identitas budaya yang lebih kaya dan berwarna.
Gusnar A. Suleman, dalam Dialog “Satu Hati Dua Budaya”di Pro4 Gorontalo, menyatakan harapannya agar kerjasama yang lebih erat antara Tojo Una-Una dan Gorontalo dapat terjalin untuk memajukan budaya dan pariwisata kedua daerah.*
Laporan: Budi Dako