IKNews, TOUNA – Suasana Aula Endra Dharmalaksana di Markas Polres Tojo Una-Una, Kamis (12/2/2026) pagi, tampak berbeda dari biasanya. Puluhan personel Bhabinkamtibmas duduk berderet, bukan untuk mengikuti apel rutin, melainkan menerima materi penanganan kebakaran dan penyelamatan darurat.
Di hadapan mereka berdiri Alfred Leonard Lanu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan bahasa yang lugas dan diselingi contoh kasus lapangan, Alfred mengurai potensi kebakaran yang kerap terjadi di permukiman warga hingga langkah awal yang harus dilakukan aparat pertama di lokasi.
“Bhabinkamtibmas sering kali menjadi pihak yang lebih dulu tiba sebelum mobil pemadam datang. Penanganan awal yang tepat bisa menyelamatkan nyawa dan meminimalkan kerugian,” ujarnya di sela-sela pemaparan materi.
Pelatihan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu tak hanya berisi teori. Para peserta juga mendapat penjelasan teknis mengenai identifikasi sumber api, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga prosedur evakuasi korban dalam situasi darurat. Beberapa personel tampak aktif bertanya, terutama terkait penanganan kebakaran akibat arus pendek listrik yang kerap terjadi di wilayah padat penduduk.
Kasat Binmas Polres Tojo Una-Una menyebut pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian di desa dan kelurahan. Menurutnya, tantangan di lapangan semakin kompleks sehingga diperlukan keterampilan tambahan di luar tugas pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejumlah peserta mengaku pelatihan tersebut memberi perspektif baru. Selain memahami pola pencegahan, mereka juga merasa lebih siap menghadapi situasi darurat sebelum bantuan lanjutan tiba.
Kegiatan berlangsung tertib hingga siang hari. Sinergi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Polres Tojo Una-Una ini diharapkan tak berhenti pada pelatihan semata, tetapi berlanjut dalam pola koordinasi cepat saat terjadi insiden di tengah masyarakat.* (Mg02)






