Deanne Maudie Rindorindo, Perempuan Kawanua yang Mengabdi Lintas Negara dan Generasi

oleh -90 Dilihat
Gambar: Deanne Maudie Rindorindo, sosok perempuan Kawanua inspiratif yang tetap aktif berkarya dan melayani masyarakat Indonesia–Australia melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan pemberdayaan komunitas hingga di usia senja. (Feybe Lumanauw)

IKNews, SOSOK – Kisah hidup Deanne Maudie Rindorindo yang akrab disapa Maudie tergolong menarik dan penuh inspirasi. Perempuan kelahiran 4 Desember 1956 ini mengisi masa mudanya di mancanegara lalu kemudian berkarir di Jakarta. Sejak tahun 2000 Maudie bersama keluarganya menetap di Sydney, Australia. Dia mendapat kesempatan hidup di berbagai negara sebab ayahnya adalah seorang diplomat Republik Indonesia. Pada usianya yang hampir 70 tahun ini Maudie yang masih kelihatan awet muda ini terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Maudie adalah anak dari Johan Frederick Rindorindo, asal Pakuweru, Minahasa Selatan dan Kitty Ketsia Suatan asal Tandengan, Minahasa. Johan Rindorindo adalah diplomat karir Kementerian Luar Negeri RI yang pernah bertugas di sejumlah negara dan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga. Maudie menempuh studi pendidikan menengah atas di dua sekolah di dua negara yaitu SMAN VI Jakarta hingga kelas 11 (1973-1975) dan melanjutkan di United Nations International School, New York, Amerika Serika (1975-1976). Dia kemudian melanjutkan studi pendidikan tinggi strata I di Carleton University, Ottawa, Canada pada studi Arts, Political Science & Socialogy (1976-1982).

Maudie memulai karirnya pada dunia perbankan di Bank of America Cabang Jakarta, Indonesia (1982-1987) sebagai Asisten Manajer. Tahun 1987-1989 menjadi Asisten Vice President Bank Bali, Jakarta, Indonesia. Tahun 1989-1995 berkarir di PT Bank Danamon, Jakarta, Indonesia, sebagai Senior Vice President dan Executive Assistant. Pada 1995-1997 menjadi Vice President Employee and Customer Care Services PT Danamon Aetna Life Insurance, Jakarta, Indonesia. Pada Juni 1997 hingga Maret 1998 Maudie dipercayakan menjadi Director Human Resources, Customer Care, and General Affairs PT Asuransi Danamon Jiwa, Jakarta, Indonesia. Setelah menetap di Sydney, Australia Maudie bekerja sebagai Executive Country Manager for Indonesia pada Tirian Innovation Consultation di Sydney Australia (2012-2014). Tugas utamanya adalah menjadi sales dan marketing serta fasilitator untuk klien Indonesia.

Dalam menjalani kehidupannya Maudie tidak hanya terpaku pada membangun karir, tetapi juga memperluas wawasan, pengalaman, dan pelayanannya dalam komunitas gereja serta komunitas masyarakat Indonesia dan Australia. Dia mendapat kepercayaan sebagai Ketua Gereja Kristen Indonesia- Uniting Church in Australia. Tidak kalah pentingnya dia masih terlibat aktif dalam Kerukunan Masyarakat Mapalus Kawanua Sydney sebagai seorang ketua. Bersama beberapa teman, Maudie mendirikan Manly Manado Society Sydney dan hingga saat ini dia dipercayakan sebagai Ketua. Lembaga ini memiliki mitra di Indonesia dan gencar dengan program pemberdayaan masyarakat. Maudie yang adalah anggota pada Bridge of Hope Advocacy Team Sydney, lembaga pemberdayaan masyarakat turut terlibat aktif dalam kemitraannya di Indonesia.

Bagi Maudie, hidup ini sifatnya sementara dan setiap orang yang dilahirkan memiliki tujuan dalam kehidupannya. Dalam mencapai tujuan itu dibutuhkan lima hal penting yaitu brains, beauty, personality, power and God. Dari tiga hal penting di atas (brains, beauty, personality) dibutuhkan kekuatan dan percaya diri untuk dapat beraktivitas dan berkarya. Kemampuan dan profesionalisme setiap orang harus disempurnakan oleh Allah (God) yang adalah pemimpin. “Tanpa Tuhan Allah saya tidak memiliki kemampuan apapun. Dengan meminta dan berbicara dengan Tuhan melalui doa, maka selama ini saya merasakan berkat, anugerah dan kasih Allah Bapa,”tutur Maudie.

Anak sulung dari empat bersaudara banyak belajar dari kedua orangtuanya. Dia belajar keteladanan dari mereka, terutama untuk menjadi manusia mandiri dan percaya diri. Keluarga bagi Maudie adalah tempat paling nyaman untuk berbagi cerita dan saling menopang. Bersama dengan suaminya, Ty Gusti, mereka membesarkan anak-anak mereka, Kristofer Antonio Gusti (35) dan Matthew Andiswara Gusti (31) dengan penuh kasih sayang. Anak sulung Maudie telah menikah dengan Ellie Kyoungeun (asal Korea) dan memiliki seorang anak Willow Jia Gusti (1 tahun lima bulan).* (Feybe Lumanauw)

 

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.