HUT ke-53 PDIP Manado: Konsolidasi Kader di Tengah Duka

oleh -133 Dilihat
Gambar: Kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Manado mengikuti peringatan HUT ke-53 PDIP di Kantor DPC PDIP Manado, Kelurahan Buha, Sabtu, 10 Januari 2026. Foto: Fikri.

IKNews, MANADO – Suasana khidmat sekaligus penuh refleksi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan di Kota Manado. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor DPC PDIP Manado, Kelurahan Buha, Sabtu (10/1/2026), menjadi ajang konsolidasi kader di tengah dinamika politik nasional dan kabar duka yang menyelimuti internal partai.

Sejak pagi, kader dan simpatisan tampak memadati kantor DPC. Tidak sekadar seremoni, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memperkuat barisan dan menegaskan kembali arah perjuangan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, diawali doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hening cipta, hingga Mars dan Himne PDI Perjuangan. Tradisi pembacaan Dedication of Life turut mengisi acara, menjadi pengingat nilai ideologis yang terus dijaga oleh kader partai.

Ketua DPC PDIP Manado, dr. Richard Sualang, yang sedang mengikuti agenda peringatan HUT ke-53 di Jakarta, menyampaikan pesan melalui Wakabid Kehormatan Partai, Markho Bryner Tampi, S.I.K. Dalam pesannya, Richard menekankan bahwa perjalanan PDIP hingga meraih kemenangan Pemilu sebanyak empat kali tidak diperoleh secara instan.

“Kepercayaan rakyat harus terus dijaga. Konsistensi menjadi kunci agar suara rakyat tetap bersama PDI Perjuangan,” ujar Markho menyampaikan pesan Ketua DPC.

Ia juga menyinggung sikap partai terkait wacana revisi Undang-Undang Pemilu. Menurutnya, PDIP Manado tetap pada garis kebijakan partai untuk mempertahankan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat.

“Kader harus solid dan bersatu dalam mengawal demokrasi. Sikap PDIP jelas, Pilkada langsung adalah bagian dari kedaulatan rakyat,” tegasnya.

Namun, peringatan HUT ke-53 ini juga diwarnai suasana duka. PDIP Manado kehilangan salah satu kader perempuan terbaiknya, Astrid Kumentas, yang menjabat Wakabid Pengkaderan dan Ideologis. Kepergian almarhumah disampaikan dalam forum tersebut dan mendapat ungkapan belasungkawa dari seluruh pengurus yang hadir.

Sejumlah pengurus DPC PDIP Manado turut hadir, di antaranya Wakabid Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial Fanny Mantali, Wakabid Pertanian dan Lingkungan Fatma Bin Syech Abubakar, S.E., Wakabid Hukum dan Advokasi Steven Bernadino Sekeon, S.H., Wakabid Agama dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Franklin Tamara, serta Wasekbid Program Victor Golung. Hadir pula para ketua dan sekretaris PAC serta ketua ranting PDIP se-Kota Manado.* (Mg01)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.