Aksi APIPI Lombok Timur Berujung Dua Korban Luka

oleh -76 Dilihat
Gambar: Seorang peserta aksi APIPI Jilid II mendapatkan perawatan medis setelah mengalami luka saat unjuk rasa di Lombok Timur, Kamis, 22 Januari 2026. Foto: sanusi

IKNews, LOMBOK – Aksi unjuk rasa Aliansi Peduli Pariwisata (APIPI) Jilid II di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, berakhir ricuh. Dua peserta aksi dilaporkan mengalami cedera dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, Kamis (22/1/2026).

Pantauan di lapangan, salah satu korban terlihat mengalami luka di bagian wajah hingga mengeluarkan darah. Sementara korban lainnya sempat mendapatkan penanganan medis di lokasi sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit terdekat. Hingga sore hari, keduanya masih menjalani perawatan.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua Umum DPC HIMMAH NWDI Lombok Timur, Muzanni Ardian, menyampaikan keberatannya atas tindakan aparat dan perangkat daerah yang bertugas mengamankan jalannya aksi. Ia menilai, unjuk rasa yang dilakukan massa APIPI berlangsung damai dan bertujuan menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan pariwisata daerah.

“Aksi ini murni untuk menyuarakan kepentingan pariwisata Lombok Timur. Namun yang terjadi justru tindakan represif yang menyebabkan peserta aksi terluka,” ujar Muzanni kepada wartawan.

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam dan berencana mengumpulkan bukti serta data terkait kejadian tersebut untuk dilaporkan ke pihak berwenang. Langkah itu ditempuh sebagai upaya mencari keadilan bagi para korban.

Muzanni juga mendesak pemerintah daerah agar segera memberikan penjelasan terbuka dan merespons tuntutan yang disampaikan massa aksi. Menurutnya, aspirasi masyarakat seharusnya dijawab dengan dialog, bukan tindakan kekerasan.

“Pemerintah daerah harus segera bersikap. Jika tuntutan ini terus diabaikan, kami siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak organisasi perangkat daerah (OPD), aparat penegak hukum (APH), maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Kondisi kedua korban masih dalam pemantauan tim medis.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.