IKNews, MANADO – Langit biru pagi tadi di Lapangan Sparta Tikala Manado menjadi saksi peringatan Hari Pahlawan yang berlangsung khidmat. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, memimpin langsung upacara, dihadiri Sekretaris Daerah dr. Steaven Dandel, M.P.H, unsur Forkopimda, serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh perangkat daerah.
Dengan tema nasional “Pahlawanku Teladanku: Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, upacara dibuka dengan penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia. Suasana haru tampak jelas saat peserta menundukkan kepala dalam hening cipta, menandai penghormatan mendalam kepada para pendahulu bangsa.
Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw mengingatkan bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi harus hidup dalam setiap tindakan warga dan pejabat daerah. “Para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, tetapi cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ujarnya.
Andrei menekankan, perjuangan masa kini berbeda bentuknya. “Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak satu pun anak bangsa tertinggal dari arus kemajuan,” katanya.
Wali Kota juga menyampaikan pesan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, agar generasi penerus tetap menjaga api perjuangan para pahlawan melalui kerja nyata dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Sepanjang upacara, peserta terlihat antusias menyimak sambutan, sesekali menyeka mata yang berkaca-kaca. Suasana khidmat itu menegaskan bahwa nilai-nilai kepahlawanan masih menjadi roh yang menggerakkan pembangunan dan pengabdian di Kota Manado.* (Mg02)






