Wahyu Hidayat Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

oleh -266 Dilihat
Gambar: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 usai pemaparan nominator di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026. Foto : Dwz.

IKNews, KOTA MALANG – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meraih Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026 setelah dinilai konsisten mendorong pemajuan kebudayaan berbasis kolaborasi dan kreativitas. Penghargaan tersebut diumumkan usai pemaparan sepuluh nominator di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Pantauan wartawan, Wahyu Hidayat memperoleh skor tertinggi dari dewan juri setelah mempresentasikan gagasan pemajuan kebudayaan yang dipadukan dengan penguatan identitas Kota Malang sebagai bagian dari jaringan Kota Kreatif Dunia UNESCO. Dalam paparannya, Wahyu menekankan bahwa kebudayaan tidak hanya dimaknai sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai modal untuk menggerakkan masa depan kota.

Ia menyampaikan bahwa Kota Malang memiliki ekosistem kebudayaan yang lengkap, mulai dari tokoh dan komunitas seni, institusi pendidikan, manuskrip, ritus tradisi, cagar budaya, hingga infrastruktur pendukung seperti Malang Creative Center. Seluruh potensi tersebut, menurutnya, terus didorong agar hadir di ruang publik dan melibatkan masyarakat secara luas.

Sejumlah agenda budaya dan pariwisata yang digelar sepanjang tahun disebut menjadi sarana memperkuat ekosistem tersebut. Berbagai festival dan pertunjukan, yang melibatkan pelaku seni, UMKM, serta generasi muda, dinilai mampu menghidupkan kebudayaan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif.

Dewan juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat menilai pendekatan yang diterapkan Pemerintah Kota Malang menunjukkan praktik nyata pemajuan kebudayaan yang terintegrasi dengan pembangunan daerah. Penilaian dilakukan oleh tokoh nasional lintas bidang seni, budaya, dan jurnalistik.

Capaian ini menegaskan posisi Kota Malang sebagai daerah yang menempatkan kebudayaan sebagai fondasi pembangunan, sekaligus memperkuat identitas kota di tengah dinamika modernisasi dan inovasi.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.