IKNews, MALANG – Rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang Kamis (26/3/2026) berubah menjadi momen reflektif tentang perjalanan pembangunan daerah. Bupati Malang, Drs. HM Sanusi, MM, bersama Wakil Bupati Dra. Hj Lathifah Shohib, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten Malang Tahun 2025 di hadapan anggota DPRD dan sejumlah pejabat daerah.
Dalam paparan yang lebih menekankan pada hasil dan strategi ke depan, Wakil Bupati Lathifah menyoroti berbagai capaian pembangunan yang meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan perekonomian melalui pertanian, UMKM, serta upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dan layanan publik.
“Seluruh kemajuan yang kita raih adalah hasil kerja bersama, dengan komitmen dan integritas untuk membangun Kabupaten Malang seutuhnya,” ujar Wakil Bupati Lathifah, menekankan perlunya sinergi semua pihak dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Data yang dipaparkan menunjukkan tren positif: tingkat kemiskinan 8,78%, rasio Gini 0,343, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 74,45, pertumbuhan ekonomi 5,92%, dan realisasi investasi mencapai Rp5,39 triliun. Indeks reformasi birokrasi, kualitas lingkungan, serta indeks harmoni Indonesia juga menunjukkan perbaikan signifikan.
Tak hanya menyoroti angka, Wakil Bupati juga mengapresiasi peran masyarakat yang mendukung capaian ini, termasuk keberhasilan Kabupaten Malang meraih 437 penghargaan sepanjang 2025, mulai dari tingkat internasional hingga regional Malang Raya. Ia menekankan bahwa prestasi tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja, kreativitas, dan pelayanan publik.
Bupati Sanusi dan Wakil Bupati Lathifah menegaskan, fokus berikutnya adalah memperkuat pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, serta melanjutkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahun ke depan, sebagai bagian dari tahapan RPJPD 2025–2045.* (Dwz)






