IKNews, LABUHANBATU – Sebanyak 70 siswa dari keluarga kurang mampu di Labuhanbatu menerima bantuan dana pendidikan yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Labuhanbatu. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sekolah para siswa yang selama ini terkendala biaya.
Pantauan di Kantor BAZNAS Labuhanbatu, Kamis (22/1), para siswa datang bersama orang tua mereka untuk menerima bantuan. Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST tampak menyerahkan bantuan secara langsung dan berdialog singkat dengan sejumlah penerima.
Ketua BAZNAS Labuhanbatu, H. Syamsir Sitorus, menjelaskan bahwa bantuan diberikan kepada siswa dari tiga jenjang pendidikan. Rinciannya, 30 siswa tingkat sekolah dasar, 30 siswa sekolah menengah pertama, dan 10 siswa sekolah menengah atas.

Menurut Syamsir, bantuan tersebut bersumber dari zakat dan infak para muzakki yang dihimpun melalui BAZNAS Provinsi Sumatera Utara dan BAZNAS Labuhanbatu. Dana kemudian disalurkan kepada siswa yang dinilai layak menerima berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.
“Harapannya, bantuan ini bisa sedikit mengurangi beban orang tua dan membantu kebutuhan pendidikan anak-anak,” ujarnya kepada wartawan.
Wakil Bupati Jamri menilai, dukungan terhadap pendidikan anak dari keluarga kurang mampu perlu terus dilakukan agar mereka tidak tertinggal dalam mengenyam pendidikan. Ia mengingatkan para siswa agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk keperluan sekolah.

“Gunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan belajar. Tetap semangat dan jangan berhenti bercita-cita,” kata Jamri.
Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS yang dinilai aktif membantu masyarakat, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga sosial. Jamri berharap ke depan BAZNAS dapat memperluas program pemberdayaan, khususnya bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem, agar memiliki kemandirian ekonomi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Labuhanbatu, Pengadilan Agama Rantauprapat, aparat kecamatan, serta pengurus BAZNAS. Sejumlah orang tua penerima bantuan mengaku terbantu, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan biaya sekolah anak.* (Mg02)








