IKNews, KEPAHIANG – Suasana Aula Desa Bayung, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, tampak ramai. Sejumlah warga bersama perangkat desa berkumpul membahas rencana pembangunan desa yang akan dikerjakan sepanjang tahun anggaran 2025.
Pertemuan yang dihadiri berbagai unsur tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengetahui sekaligus mengawal penggunaan dana desa. Terlihat hadir Camat Seberang Musi, jajaran Polsek Kepahiang, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kepahiang, Ketua BPD, pendamping desa, tenaga ahli, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Bayung, Parwi, dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa prioritas pembangunan desa tahun ini tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga sektor ketahanan pangan.
Menurutnya, hasil musyawarah desa menetapkan program utama berupa penanaman jagung sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di tingkat desa. Program tersebut merupakan kebijakan yang juga selaras dengan arahan pemerintah daerah.
“Selain ketahanan pangan melalui penanaman jagung, desa juga akan membangun jalan rabat beton di lingkungan IV,” kata Parwi di hadapan warga.
Ia menambahkan, seluruh program pembangunan tersebut bersumber dari Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD/DD) tahun anggaran 2025. Untuk kegiatan ketahanan pangan, pengelolaannya direncanakan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Warga yang hadir menyambut baik rencana tersebut, terutama pembangunan jalan rabat beton yang diharapkan dapat mempermudah aktivitas masyarakat di lingkungan tersebut.
Pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program desa agar berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.
“Harapannya pembangunan ini bisa berjalan tanpa hambatan dan masyarakat dapat saling mendukung,” ujar Parwi.* (Syarif)






