SMPN 1 Gumukmas Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Festival Sekolah

oleh -58 Dilihat
Gambar: Siswa SMP Negeri 1 Gumukmas mengikuti simulasi tanggap darurat gempa bumi dalam Festival Kesiapsiagaan Sekolah di lingkungan SMPN 1 Gumukmas, Kabupaten Jember, Sabtu, 24 Januari 2026. Foto: Sofyan.

IKNews, JEMBER – Upaya membangun kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah ditunjukkan SMP Negeri 1 Gumukmas melalui pelaksanaan Festival Kesiapsiagaan Sekolah, Sabtu (24/1/2026). Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran langsung bagi siswa untuk memahami risiko bencana dan cara menghadapinya secara terencana.

Sejak pagi, suasana sekolah dipenuhi aktivitas siswa yang terlibat dalam berbagai lomba bertema kebencanaan. Mereka menampilkan karya kreatif, mulai dari alat peringatan dini sederhana, rancangan tas siaga bencana keluarga, hingga poster dan infografis mitigasi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan program School Community Resilience (SCR) hasil kolaborasi Japanese Red Cross Society (JRCS) dan PMI Kabupaten Jember. Melalui pendekatan ini, kesiapsiagaan tidak hanya difokuskan pada fasilitas sekolah, tetapi juga pada pembentukan kesadaran dan kedisiplinan seluruh warga sekolah.

Puncak festival ditandai dengan simulasi tanggap darurat gempa bumi. Dengan skenario berbasis potensi bencana lokal, siswa, guru, dan staf sekolah mempraktikkan prosedur perlindungan diri serta evakuasi. Simulasi berlangsung tertib, menunjukkan kesiapan peserta dalam menjalankan peran masing-masing saat kondisi darurat.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pentas drama pendek bertema kebencanaan yang menggambarkan situasi darurat dan pentingnya kerja sama saat menghadapi bencana.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 1 Gumukmas sekaligus Ketua Panitia, Muhammad Sofyan Tsauri, mengatakan kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai keterlibatan aktif siswa menjadi indikator penting keberhasilan pendidikan mitigasi bencana.

“Anak-anak tidak sekadar mengikuti kegiatan, tapi memahami makna kesiapsiagaan dan mempraktikkannya secara langsung,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan BPBD–PMI Kabupaten Jember, Jaenal Abidin, menilai langkah SMPN 1 Gumukmas dapat menjadi contoh penerapan pendidikan kebencanaan yang efektif. Menurutnya, membangun ketangguhan masyarakat dapat dimulai dari sekolah sebagai ruang pembelajaran paling dekat dengan generasi muda.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.