Satgas Tertibkan Spanduk dan Lapak PKL di Jember

oleh -92 Dilihat
Gambar: Petugas Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang menertibkan spanduk serta menata lapak pedagang di kawasan pedestrian Kota Jember, Jawa Timur, Selasa, 10 Maret 2026. Penataan dilakukan secara persuasif untuk menjaga ketertiban fasilitas publik dan menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan nyaman. Foto: Sofyan.

IKNews, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember mulai menata kembali sejumlah fasilitas publik dengan menertibkan spanduk, lapak pedagang kaki lima (PKL), hingga kabel yang dinilai mengganggu ketertiban kota. Penataan dilakukan secara persuasif oleh Satuan Tugas (Satgas) Infrastruktur dan Tata Ruang pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan penertiban berlangsung di beberapa titik kawasan kota dan melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Petugas yang terlibat berasal dari Satpol PP, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas PUPR, Bina Marga, Dinas Perhubungan, serta Dinas Koperasi dan UMKM.

Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudiyanto, mengatakan penertiban dilakukan dengan pendekatan humanis. Petugas tidak langsung melakukan tindakan tegas, melainkan lebih mengedepankan dialog dan penyadaran kepada masyarakat.

“Kami lebih mengutamakan pendekatan persuasif. Kami memberikan pemahaman bahwa trotoar dan pedestrian seharusnya digunakan untuk pejalan kaki,” ujar Bambang.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak melarang masyarakat untuk berjualan. Namun para pedagang diminta tetap mematuhi aturan dan menjaga kerapian area setelah selesai beraktivitas.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menata kembali berbagai lapak yang menggunakan terpal dan tenda di area trotoar. Para pedagang diimbau untuk merapikan perlengkapan dagang setelah jam operasional agar tidak mengganggu fungsi jalan maupun keindahan kota.

Selain lapak pedagang, penertiban juga menyasar spanduk dan papan reklame yang dipasang tidak sesuai aturan. Beberapa reklame dinilai mengganggu estetika kota dan menutup pandangan di sejumlah titik.

Petugas juga memperhatikan penataan kabel fiber optik yang semrawut serta kebersihan di bantaran sungai yang berada di kawasan perkotaan.

Bambang menegaskan penataan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Ia berharap kesadaran warga untuk menjaga ketertiban ruang publik semakin meningkat, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan suasana kebersamaan.

“Harapannya masyarakat bisa bersama-sama menjaga kota ini agar tetap rapi, bersih, dan nyaman untuk semua,” katanya.* (Mg02)

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.